Hibata.id – Menjelang azan magrib, suasana biasanya berubah lebih tenang. Sebagian orang mulai menyiapkan makanan, sebagian lainnya memilih duduk sejenak sambil berdoa.
Dalam Islam, waktu sebelum berbuka puasa termasuk momen yang baik untuk memperbanyak dzikir dan doa.
Dzikir tidak harus panjang. Bacaan yang singkat, jika dibaca dengan khusyuk, tetap memiliki makna yang dalam. Berikut beberapa dzikir ringan yang bisa diamalkan sebelum berbuka puasa.
1. Dzikir Memohon Perlindungan
Bacaan ini berisi permohonan agar Allah melindungi dari keburukan dan memberikan keselamatan.
Arab:
بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ ٱسْمِهِ شَيْءٌ فِي ٱلْأَرْضِ وَلَا فِي ٱلسَّمَاءِ وَهُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْعَلِيمُ
Latin:
Bismillaahil ladzii laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaa’i wa huwas samii’ul ‘aliim.
Arti:
“Dengan nama Allah yang bersama nama-Nya tidak ada sesuatu pun yang dapat membahayakan di bumi maupun di langit. Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Dzikir ini bisa dibaca tiga kali sambil menunggu waktu berbuka.
2. Dzikir Memohon Ampunan dan Surga
Menjelang berbuka, umat Muslim juga dianjurkan memohon ampunan serta perlindungan dari api neraka.
Arab:
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ أَسْتَغْفِرُ ٱللّٰهَ
نَسْأَلُكَ ٱلْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِكَ مِنَ ٱلنَّارِ
ٱللّٰهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ ٱلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا
Latin:
Asyhadu alla ilaha illallah, astaghfirullah.
Nas’alukal jannah wa na’uudzu bika minan naar.
Allahumma innaka ‘afuwwun kariim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annaa.
Arti:
“Aku bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah. Aku memohon ampun kepada Allah. Aku memohon surga kepada-Mu dan berlindung dari api neraka. Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Maha Mulia, maka maafkanlah kami.”
Bacaan ini terasa ringan namun mengandung permohonan yang sangat besar.
3. Dzikir Petang Saat Masuk Waktu Magrib
Karena waktu berbuka bertepatan dengan waktu magrib, dzikir petang juga bisa dibaca.
Arab:
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى ٱلْمُلْكُ لِلّٰهِ وَٱلْحَمْدُ لِلّٰهِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا ٱللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ
Latin:
Amsainaa wa amsal mulku lillaah walhamdulillaah, laa ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah.
Arti:
“Kami memasuki waktu petang dan kerajaan hanya milik Allah. Segala puji bagi Allah. Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya.”
Bacaan ini membantu hati lebih tenang sebelum membatalkan puasa.
Mengisi Waktu Menjelang Berbuka dengan Dzikir
Menunggu berbuka tidak harus diisi dengan aktivitas yang berat. Duduk tenang, membaca dzikir, dan memanjatkan doa justru membuat suasana lebih khusyuk.
Dzikir menjelang berbuka puasa bukan sekadar rutinitas. Bacaan ini menjadi cara sederhana untuk mendekatkan diri kepada Allah setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Dengan membaca doa sebelum berbuka puasa dan memperbanyak dzikir Ramadan, umat Muslim dapat memanfaatkan momen magrib sebagai waktu yang penuh harapan dan ampunan.













