Hibata.id – Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Hamdi Alamri, mengeluarkan pernyataan tegas terkait peran serta dunia usaha dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pohuwato.
Dalam pernyataannya, Hamdi memberikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang telah memberikan bantuan, namun juga menyindir keras pihak-pihak yang memilih diam dan tidak menunjukkan kepedulian.
“Terkait bantuan yang diserahkan oleh sejumlah perusahaan di Kabupaten Pohuwato, tentu kita beri apresiasi,” kata Hamdi kepada Hibata.id.
Ia secara khusus menyoroti PT Loka Indah Lestari (LIL) sebagai salah satu perusahaan yang paling cepat dan responsif dalam memberikan kontribusi kepada korban terdampak, khususnya di wilayah Tuweya.
“Secara umum, saya tetap mengapresiasi seluruh perusahaan, termasuk LIL yang sudah memberikan kontribusi nyata terhadap warga terdampak bencana. Ini harus dicontoh,” ujarnya.
Namun, nada Hamdi kemudian berubah tajam. Ia menekankan bahwa kepedulian seperti yang ditunjukkan oleh LIL seharusnya menjadi sikap standar dari semua perusahaan—bukan pengecualian.
“Perusahaan lain, baik yang berada di lokasi bencana maupun di luar wilayah terdampak, seharusnya juga menunjukkan kepedulian yang sama. Jangan hanya menikmati hasil bumi, lalu berpaling ketika masyarakat dilanda kesulitan.”
Menurutnya, apa yang dilakukan LIL adalah bentuk tanggung jawab moral minimum yang wajib dipenuhi setiap entitas usaha yang beroperasi di daerah.
“Apa yang dilakukan LIL adalah bentuk dari tanggung jawab moril perusahaan terhadap masyarakat tempat mereka berinvestasi. Ini bukan prestasi—ini kewajiban,” tegasnya.
Pernyataan ini menjadi pesan keras sekaligus ajakan bagi seluruh korporasi di Pohuwato untuk lebih aktif dalam menjalankan tanggung jawab sosialnya. Hamdi menutup dengan peringatan yang jelas:
“Jangan hanya datang untuk menggali kekayaan, lalu menghilang saat rakyat menderita. Jika tidak mampu menunjukkan tanggung jawab sosial, maka kehadiran perusahaan itu patut dipertanyakan,” pungkasnya.















