Scroll untuk baca berita
Kabar

Mahasiswa KKN UNG Gelar Pelatihan Kerja untuk Pemuda Desa Upomela

×

Mahasiswa KKN UNG Gelar Pelatihan Kerja untuk Pemuda Desa Upomela

Sebarkan artikel ini
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) usai menggelar pelatihan kerja dengan pemuda Desa Upomela, Kabupaten Boalemo. (Foto: Dok. Istw Hibata.id)
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) usai menggelar pelatihan kerja dengan pemuda Desa Upomela, Kabupaten Boalemo. (Foto: Dok. Istw Hibata.id)

Hibata.id – Puluhan pemuda Desa Upomela, Kabupaten Gorontalo, tampak antusias mengikuti pelatihan kerja yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap II Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sabtu, 23 Agustus 2025. Kegiatan bertajuk Pelatihan Softskill bagi Angkatan Kerja di Desa Upomela itu berlangsung di Kantor Desa dan menyedot perhatian warga muda yang tengah mencari peluang kerja.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama: Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Limboto, Iswan Hasan, serta praktisi Human Resource Development (HRD) dari Kawan Lama Group, Julianto Winarto. Keduanya memberikan pembekalan tentang keterampilan lunak (soft skill) yang dibutuhkan pencari kerja, mulai dari komunikasi efektif, sikap profesional, hingga simulasi wawancara kerja.

Scroll untuk baca berita

Materi yang dibawakan tak hanya bersifat teoritis, tapi juga mencerminkan realitas dunia kerja saat ini. “Peserta tak hanya dibekali pengetahuan, tapi juga pemahaman praktis yang dapat langsung diterapkan,” kata Supriyadi Arief, Dosen Pendamping Lapangan (DPL) program KKN ini.

Baca Juga:  Kekerasan Terhadap Aktivis Kembali Terjadi, Kapolda Gorontalo Diminta Jangan Tutup Mata

Kepala Desa Upomela, Sudianto Usman, yang membuka kegiatan tersebut secara resmi, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif mahasiswa. Menurutnya, pelatihan ini menjawab kebutuhan mendesak di desa, terutama bagi pemuda yang belum memperoleh pekerjaan.

“Saya bersyukur anak-anak muda di desa mendapat pelatihan semacam ini. Bukan hanya ilmu yang mereka butuhkan, tapi juga keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Sudianto dalam sambutannya.

Baca Juga:  Fahri Hamzah di HUT Pohuwato: Stop Kebocoran, Hancurkan Korupsi, Tertibkan Negara!

Supriyadi menambahkan, banyak anak muda yang memiliki potensi besar namun belum memahami langkah-langkah dasar dalam proses melamar kerja—seperti menyusun berkas, menghadapi wawancara, hingga strategi agar lolos seleksi.

“Kami ingin membuka cakrawala berpikir mereka. Bukan hanya soal teknik, tapi juga mental dan pola pikir. Dunia kerja menuntut kesiapan yang utuh,” katanya.

Dalam sesi yang berlangsung interaktif itu, sejumlah peserta mengaku mendapat dorongan baru untuk kembali mencoba peruntungan di dunia kerja. Selain materi, kegiatan ini juga memberi ruang refleksi bagi peserta untuk memahami tantangan dan peluang di masa depan.

Baca Juga:  Ketua DPRD: Tidak Ada Dana Pembangunan Daerah di APBD Pohuwato

Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN UNG, yang tak sekadar menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa misi sosial: membangkitkan semangat dan daya saing generasi muda desa.

Dengan dukungan pemerintah desa dan bimbingan akademik dari kampus, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lahirnya tenaga kerja muda Desa Upomela yang mandiri dan siap bersaing di luar wilayahnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel