Scroll untuk baca berita
Editorial

Kumpulan Quotes Penuh Makna untuk Peringati Hari Kesaktian Pancasila

×

Kumpulan Quotes Penuh Makna untuk Peringati Hari Kesaktian Pancasila

Sebarkan artikel ini
Quotes Hari Kesaktian Pancasila 2025/Hibata.id
Quotes Hari Kesaktian Pancasila 2025/Hibata.id

Hibata.id – Bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober. Peringatan tahun 2025 ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga momentum meneguhkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sejumlah tokoh bangsa meninggalkan pesan berharga tentang arti penting Pancasila yang relevan hingga saat ini. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa ideologi bangsa ini lahir dari akar budaya dan perjuangan rakyat Indonesia.

Quotes Inspiratif Hari Kesaktian Pancasila 2025

  • “Pancasila bukan agama, tidak bertentangan dengan agama, dan tidak digunakan untuk menggantikan kedudukan agama.” – Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

  • “Negara Indonesia bukan satu negara untuk satu orang atau satu golongan, tetapi untuk semua, semua buat satu.” – Ir. Soekarno

  • “Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tidak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib bila hal itu masih ada dalam kehidupan ber-Pancasila.” – Pramoedya Ananta Toer

  • “Agar persatuan dan kepedulian tidak pudar, teruslah menjunjung tinggi sila ketiga, Persatuan Indonesia.” – Mohammad Hatta

  • “Jangan Pancasila hanya dijadikan mantra, tetapi jalankan sepenuh jiwa.” – Prabowo Subianto

  • “Pancasila ibarat angka 10.000, empat nol di belakang tidak berarti tanpa angka satu di depan.” – Buya Hamka

  • “Aku tidak menciptakan Pancasila. Aku hanya menggali tradisi bangsa hingga kutemukan lima butir mutiara indah itu.” – Ir. Soekarno

  • “Kita tidak boleh berhenti bekerja untuk menghadirkan Pancasila.” – Joko Widodo

  • “Pancasila mengajarkan kita berdiri di atas kaki sendiri, tetapi tetap bergotong royong.” – Sutan Sjahrir

  • “Pancasila adalah kompas perjuangan, bukan sekadar lambang.” – Jenderal Sudirman

  • “Pancasila sebagai dasar negara harus ditaati, diamalkan, dan dijaga kelestariannya.” – K.H.R. As’ad Syamsul Arifin

  • “Pancasila dan Islam dapat sejalan serta saling menunjang, bukan untuk dipertentangkan.” – KH Achmad Shiddiq

  • “Agama dan nasionalisme bukan kutub yang berseberangan. Nasionalisme adalah bagian dari agama.” – KH Hasyim Asy’ari

  • “Pancasila itu dasarnya sila 1–3, tujuannya sila 5, dan cara mencapainya sila 4.” – Sujiwo Tejo

  • “Pancasila adalah bintang penuntun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” – Susilo Bambang Yudhoyono

Baca Juga:  Saldo DANA Gratis hingga Rp400 Ribu, Cukup dengan Beberapa Langkah

Hari Kesaktian Pancasila mengingatkan seluruh masyarakat bahwa ideologi bangsa tidak boleh sekadar menjadi simbol. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam sikap, tindakan, dan kebijakan publik yang berpihak pada persatuan serta keadilan sosial.

Baca Juga:  Pertumbuhan Ekonomi Kota Gorontalo Meningkat

Sebagai dasar negara, Pancasila juga menegaskan komitmen Indonesia terhadap kebhinekaan. Momentum ini menjadi ajakan untuk memperkuat rasa nasionalisme, terutama di tengah tantangan globalisasi dan perbedaan pandangan di masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel