Hibata.id – Menjelang aksi unjuk rasa besar-besaran ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Gorontalo terhadap Bank SulutGo, pihak bank memilih bersikap hati-hati dan enggan memberikan banyak komentar.
Kepala Kantor Wilayah Bank SulutGo Gorontalo, Rudianto Katili, saat dihubungi Rabu (13/11/2025), mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin menanggapi secara mendalam rencana aksi yang akan digelar pada Kamis (13/11/2025).
“Kita ini hanya mendukung saja. Kalau ada demo, ya tidak apa-apa,” ujarnya singkat.
Rudianto menegaskan, Bank SulutGo tidak ingin memperkeruh hubungan dengan Pemerintah Daerah. “Kami tidak mau ada konflik dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
Ia juga membenarkan bahwa surat pemberitahuan aksi dari Wali Kota Gorontalo, H. Adhan Dambea, telah diterima pihaknya. Namun, hingga kini, Bank SulutGo belum bisa memastikan langkah yang akan diambil untuk menyikapi rencana unjuk rasa tersebut.
“Surat dari Wali Kota sudah kami terima, tapi kami belum bisa menjelaskan tindak lanjutnya,” tutur Rudianto.
Diketahui, Pemerintah Kota Gorontalo berencana menurunkan sekitar 7.000 ASN dalam aksi damai di dua titik, yakni di Kantor Cabang dan Kantor Wilayah Bank SulutGo Gorontalo.
Aksi ini merupakan bentuk protes atas pengelolaan aset daerah serta penyertaan modal Pemkot Gorontalo pada Bank SulutGo yang dinilai perlu mendapat kejelasan.
Sikap diam pihak Bank SulutGo memunculkan beragam spekulasi di kalangan ASN dan masyarakat. Meski demikian, Rudianto memastikan pihaknya tetap membuka ruang komunikasi dengan pemerintah dan berharap situasi tetap kondusif.












