Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi memperkuat kerja sama antar daerah melalui penandatanganan kesepakatan bersama yang digelar pada silaturahmi di Lapangan Taruna Remaja, Selasa (25/11/2025).
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea menyampaikan bahwa aktivitas masyarakat Bolsel selama ini memberi dampak signifikan terhadap perekonomian Kota Gorontalo, terutama pada sektor jasa yang menjadi penopang utama pendapatan daerah.
Adhan menuturkan bahwa mahasiswa, ASN, dan pelaku usaha asal Bolsel yang beraktivitas di Kota Gorontalo berkontribusi besar terhadap perputaran ekonomi dan peningkatan Penerimaan Asli Daerah (PAD).
“Bolaang Mongondow Selatan termasuk penyumbang PAD terbesar di Kota Gorontalo,” ujar Adhan.
Rombongan Pemkab Bolsel berada di Gorontalo karena ratusan ASN mengikuti ujian di BKN Regional XI. Di sela agenda tersebut, Bupati Bolsel Iskandar Kamaru menyempatkan diri bersilaturahmi dengan Wali Kota Gorontalo.
Bupati Iskandar mengakui kedekatan emosional masyarakat Bolsel dengan Gorontalo sudah terbangun sejak lama.
“Sebagian hasil pertanian dan perikanan Bolsel didistribusikan ke Kota Gorontalo, dan mahasiswa kami banyak menempuh pendidikan di sini,” ujarnya.
Ia menambahkan sekitar 70 persen masyarakat Bolsel memiliki hubungan keluarga dengan masyarakat Gorontalo, termasuk dalam pemanfaatan layanan kesehatan rujukan di kota.
Perjanjian Kerja Sama
Dalam rangkaian acara, Wali Kota Adhan dan Bupati Iskandar menandatangani perjanjian kerja sama yang difokuskan pada:
- penguatan sektor pangan,
- dukungan pengembangan usaha,
- dan pemantapan kolaborasi ekonomi antar daerah.
Menurut Adhan, kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi regional karena Kota Gorontalo bertumpu pada sektor jasa dan memerlukan hubungan harmonis dengan daerah penyangga.
“Kami sangat berterima kasih atas kontribusi masyarakat Bolsel bagi Kota Gorontalo,” kata Adhan.
Kedua kepala daerah sepakat bahwa sinergi antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Bolsel harus terus dijaga untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di dua wilayah.















