Hibata.id – Kebijakan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang menggulirkan program aparatur sipil negara (ASN) mengaji mendapat dukungan dari Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Adhan menilai program tersebut penting dalam membangun kualitas sumber daya aparatur pemerintahan.
Menurut Adhan, kegiatan ASN mengaji berperan dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta pembentukan akhlak mulia di kalangan aparatur sipil negara. Nilai-nilai keagamaan, kata dia, juga berpengaruh terhadap etos kerja dan orientasi pelayanan publik.
“ASN mengaji itu penting, bukan hanya untuk ibadah, tapi juga untuk membangun birokrasi yang berakhlak dan bekerja dengan ikhlas,” kata Adhan.
Adhan menyebut program serupa telah lama diterapkan di Kota Gorontalo. Bahkan, kebijakan ASN mengaji sudah dijalankan sejak periode pertamanya menjabat sebagai wali kota dan terus berlanjut hingga periode kedua.
“Sejak periode pertama saya menjabat wali kota, ASN mengaji sudah saya jalankan. Alhamdulillah, di periode kedua tetap berjalan,” ujarnya.
Selain ASN mengaji, Adhan juga menempatkan sejumlah kegiatan keagamaan sebagai program prioritas Pemerintah Kota Gorontalo. Karena itu, ia mendorong Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mengembangkan kebijakan serupa.
Adhan bahkan membuka ruang bagi pemerintah daerah lain yang ingin belajar dari pengalaman Kota Gorontalo dalam menjalankan program keagamaan.
“Kalau ingin berguru di Kota Gorontalo, kami membuka ruang seluas-luasnya. Tidak usah malu-malu,” kata Adhan.












