Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

Dari Kantor ke Rumah Ibadah, Langkah ASN Kota Gorontalo Merawat Masjid Agung

×

Dari Kantor ke Rumah Ibadah, Langkah ASN Kota Gorontalo Merawat Masjid Agung

Sebarkan artikel ini
Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo/Hibata.id
Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id – Suasana di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo terasa berbeda. Obrolan para aparatur sipil negara (ASN) tidak lagi sekadar soal pekerjaan, tetapi tentang kepedulian.

Dari ruangan ke ruangan, muncul satu kesepakatan bersama, Masjid Agung Baiturrahim harus segera diperbaiki.

Inisiatif tersebut lahir dari kesadaran ASN yang melihat langsung kondisi fasilitas masjid yang membutuhkan perhatian. Tanpa instruksi resmi, mereka mulai menggalang dana secara mandiri.

“Ini murni inisiatif kami,” kata pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo, Dandy Datau, Selasa (27/1/2026).

Baca Juga:  “Bekeng Bae” Pelayanan Publik, Wali Kota Adhan: Lurah dan Camat Harus Turun Tangan

Gerakan itu kemudian sampai ke telinga Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Alih-alih mengambil alih sepenuhnya, Adhan memilih berdiri bersama para ASN.

Ia menyampaikan apresiasi dan ikut menyumbang secara pribadi sebesar Rp5 juta. Padahal, kebutuhan anggaran untuk perbaikan fasilitas masjid diperkirakan mencapai Rp95 juta.

Nilai tersebut sejatinya bisa ditanggung sendiri oleh Wali Kota Gorontalo. Namun Adhan memilih jalan berbeda, membuka ruang kebersamaan agar ASN dan masyarakat dapat turut beramal.

“Hal ini selalu diajarkan beliau kepada kami,” ungkap Dandy.

Penggalangan dana itu pun dilakukan dengan prinsip kehati-hatian. Rekening yang digunakan merupakan rekening resmi Pemerintah Kota Gorontalo yang sebelumnya dipakai untuk pengumpulan bantuan bencana nasional, termasuk di Sumatera.

Baca Juga:  Lobi ke Kementerian PU, Wawali Indra Gobel Pulang Bawa Tiga TPS3R dan Rekomendasi TPST

“Jadi bagi masyarakat yang ingin ikut menyumbang tak perlu khawatir. Bagi yang ingin menyumbang secara langsung, bisa lewat Bagian Kesra. Kami pastikan pengelolaannya dilakukan secara transparan,” tegas Dandy dan menambahkan bahwa sampai dengan saat ini, dana yang terkumpul sebesar Rp 35 juta.

Optimisme terus tumbuh seiring bertambahnya donasi. ASN dan pimpinan daerah sama-sama percaya, niat baik akan menemukan jalannya sendiri.

Baca Juga:  Jika Ada Tempat Biliar Tak Tutup Setelah Jam 12 Malam, Izin Akan Dicabut

“Insya Allah angka Rp 95 juta bisa terkumpul dalam waktu dekat. Dan kami optimis akan hal itu, demikian juga Pak Wali. Karena beliau selalu mengingatkan kepada kami, yang namanya untuk kebaikan pasti ada jalannya,” tutur Dandy.

Kini, Masjid Agung Baiturrahim bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol perubahan budaya kerja dan semangat gotong royong di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo—sebuah cerita tentang kepedulian yang tumbuh dari dalam birokrasi.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel