Hibata.id – Memasuki separuh akhir bulan Ramadhan, banyak umat Islam mulai membaca doa qunut dalam shalat witir setelah melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di masjid.
Tradisi ini cukup dikenal di kalangan masyarakat Muslim Indonesia, terutama bagi jamaah yang mengikuti mazhab Syafiโi, termasuk warga Nahdlatul Ulama (NU).
Dalam praktik ibadah tersebut, doa qunut dibaca sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan pada penghujung bulan suci Ramadhan.
Selain menjadi bagian dari amalan ibadah malam Ramadhan, pembacaan doa qunut juga menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak doa menjelang datangnya malam-malam penuh keutamaan.
Dalam praktik fiqih yang berkembang di kalangan ulama Syafiโiyah, doa qunut witir dianjurkan dibaca pada separuh akhir Ramadhan, tepatnya pada rakaat terakhir shalat witir.
Doa ini dibaca saat posisi berdiri setelah rukuk sebelum sujud pada rakaat terakhir witir.
Sejumlah literatur fiqih menjelaskan bahwa amalan ini mulai dilakukan sejak pertengahan Ramadhan hingga akhir bulan.
Ulama besar mazhab Syafiโi, Imam an-Nawawi, menjelaskan bahwa:
โUlama mazhab Syafiโi menganjurkan membaca doa qunut pada separuh terakhir bulan Ramadhan.โ
Pandangan tersebut juga merujuk pada praktik sahabat Nabi. Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa shalat Tarawih berjamaah pernah dipimpin oleh Ubay bin Kaโab, dan pada saat itu doa qunut dibaca pada paruh akhir Ramadhan.
Karena itu, banyak masjid mulai membaca doa qunut witir ketika memasuki malam ke-16 Ramadhan hingga akhir bulan.
Secara umum, bacaan doa qunut pada witir sama dengan doa qunut yang dibaca pada shalat Subuh menurut mazhab Syafiโi.
Berikut teks lengkap doa qunut witir.
Teks Arab
ุงููููููู ูู ุงููุฏูููุง ููููู ููู ููุฏูููุชู ููุนูุงููููุง ููููู ููู ุนูุงููููุชู ููุชููููููููุง ููููู ููู ุชููููููููุชู ููุจูุงุฑููู ููููุง ููููู ูุง ุฃูุนูุทูููุชู ููููููุง ุดูุฑูู ู ูุง ููุถูููุชู ููุฅูููููู ุชูููุถูู ููููุง ููููุถูู ุนููููููู ููุฅูููููู ููุง ููุฐูููู ู ููู ููุงููููุชู ููููุง ููุนูุฒูู ู ููู ุนูุงุฏูููุชู ุชูุจูุงุฑูููุชู ุฑูุจููููุง ููุชูุนูุงููููุชู ูููููู ุงููุญูู ูุฏู ุนูููู ู ูุง ููุถูููุชู ููุฃูุณูุชูุบูููุฑููู ููุฃูุชููุจู ุฅููููููู ููุตููููู ุงูููู ุนูููู ุณููููุฏูููุง ู ูุญูู ููุฏู ุงููููุจูููู ุงููุฃูู ููููู ููุนูููู ุขูููู ููุตูุญูุจููู ููุณููููู ู
Latin
Allahummahdinฤ fฤซman hadait, wa โฤfinฤ fฤซman โฤfait, wa tawallanฤ fฤซman tawallait, wa bฤrik lanฤ fฤซmฤ aโthait, wa qinฤ syarra mฤ qadhait. Fa innaka taqdhฤซ wa lฤ ูููุถู โalaik. Wa innahu lฤ yadzillu man wฤlait, wa lฤ yaโizzu man โฤdait. Tabฤrakta rabbanฤ wa taโฤlaฤซt. Falakal hamdu โalฤ mฤ qadhait. Astaghfiruka wa atลซbu ilaik. Wa shallallฤhu โalฤ sayyidinฤ Muhammad an-nabiyyil ummฤซ wa โalฤ ฤlihi wa shahbihi wa sallam.
โYa Allah, berilah kami petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kami kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Lindungilah kami bersama orang-orang yang Engkau lindungi. Berkahilah apa yang Engkau berikan kepada kami dan jauhkan kami dari keburukan yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau.โ
Keutamaan Membaca Qunut pada Shalat Witir
Membaca doa qunut dalam witir pada separuh akhir Ramadhan menjadi salah satu cara memperbanyak doa di malam-malam istimewa bulan suci.
Pada periode tersebut, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah, memperbanyak istighfar, dan memohon keberkahan Ramadhan.
Banyak ulama juga menilai amalan ini sebagai sarana memperkuat spiritualitas menjelang penghujung Ramadhan sekaligus mempersiapkan diri menyambut malam yang sangat istimewa, yaitu Lailatul Qadar.
Doa qunut dalam shalat witir menjadi salah satu amalan yang sering dilakukan ketika Ramadhan memasuki pertengahan hingga akhir bulan.
Melalui doa tersebut, umat Islam memohon petunjuk, perlindungan, serta keberkahan kepada Allah SWT di malam-malam terakhir Ramadhan.
Walau terdapat beberapa perbedaan pandangan di kalangan ulama, dalam mazhab Syafiโi pembacaan doa qunut witir pada separuh akhir Ramadhan termasuk amalan yang dianjurkan dan telah lama dipraktikkan oleh banyak umat Islam.












