Hibata.id – Bupati Buton Tengah (Buteng) Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si. secara resmi melepas Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Buton Tengah untuk mengikuti Jambore Daerah (Jamda) ke-X Tahun 2025 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Acara pelepasan berlangsung khidmat di halaman Kantor Kwarcab Buton Tengah, Minggu (9/11/2025).
Sebanyak 43 anggota kontingen Pramuka Buton Tengah akan mewakili daerah tersebut pada jambore yang digelar di Bumi Perkemahan Bumi Praja, Kota Kendari.
Rombongan itu terdiri atas 32 peserta pramuka, dua staf pimpinan, empat pendamping, dan lima anggota tim kerja. Kontingen dipimpin oleh Abri, S.Pd., M.Pd. selaku pimpinan kontingen.
Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Pataka Kwarcab Buton Tengah dari Bupati Azhari kepada pimpinan kontingen sebagai simbol kepercayaan dan restu pemerintah daerah untuk membawa nama baik Buton Tengah di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Bupati Azhari menekankan pentingnya kegiatan jambore sebagai wadah pembentukan karakter, disiplin, serta wawasan kebangsaan bagi generasi muda pramuka.
“Jadilah pribadi yang rendah hati tetapi berprestasi tinggi. Junjung tinggi persaudaraan, saling menghargai, dan bantu sesama pramuka dari daerah lain. Tunjukkan bahwa Pramuka Buton Tengah adalah pramuka yang disiplin, tangguh, dan berkarakter,” ujar Azhari.
Bupati juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik daerah selama kegiatan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa jambore bukan sekadar perlombaan, melainkan ajang mempererat persaudaraan dan semangat kebersamaan antarpramuka se-Sulawesi Tenggara.
Acara pelepasan turut dihadiri Anggota DPRD Buton Tengah Dahlan, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemda Buton Tengah, pengurus Kwarcab Pramuka Buton Tengah, serta orang tua peserta yang hadir memberikan dukungan dan doa bagi putra-putrinya.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad berprestasi, Kontingen Pramuka Buton Tengah diharapkan dapat menorehkan hasil terbaik serta menjadi duta daerah yang membanggakan pada Jambore Daerah ke-X Sulawesi Tenggara 2025.












