Scroll untuk baca berita
Kab. Gorontalo

Bupati Gorontalo Salurkan Bantuan CPP untuk Jaga Ketahanan Pangan Warga Tilango

Avatar of Hibata.id✅
×

Bupati Gorontalo Salurkan Bantuan CPP untuk Jaga Ketahanan Pangan Warga Tilango

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat membagikan Bantuan CPP untuk Jaga Ketahanan Pangan Warga Tilango/Hibata.id
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat membagikan Bantuan CPP untuk Jaga Ketahanan Pangan Warga Tilango/Hibata.id

Hibata.id – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memastikan pemerintah daerah terus hadir di tengah tekanan kenaikan harga pangan.

Melalui program Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk periode Oktober–November 2025, Pemkab Gorontalo menyalurkan beras dan minyak goreng kepada warga Kecamatan Tilango, Kamis (4/12).

Penyaluran dilakukan di dua titik, yakni Aula Kantor Desa Tinelo dan Aula Desa Tenggela. Bupati memimpin langsung proses distribusi paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca Juga:  Penguatan Ekonomi Keluarga, Bupati Sofyan Puhi Salurkan BLTS untuk 1.050 KPM

Dalam arahannya, Sofyan meminta warga memanfaatkan bantuan pangan tersebut sesuai kebutuhan rumah tangga.

“Beras ini jangan dijual. Gunakan sebaik-baiknya untuk konsumsi keluarga, apalagi harga beras sedang naik,” ujar Bupati.

Baca Juga:  Bupati Sofyan Puhi: Guru adalah Pilar Masa Depan Bangsa

Ia menegaskan bahwa penyaluran CPP merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah fluktuasi harga komoditas pokok.

Pemkab Gorontalo juga berharap harga beras segera stabil sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sebanyak 309 KPM menerima bantuan CPP pada penyaluran hari itu, terdiri atas 219 KPM di Desa Tenggela dan 90 KPM di Desa Tinelo.

Baca Juga:  Wabup Gorontalo Buka Turnamen Futsal Pelajar 2025 sebagai Ajang Pembinaan Atlet Muda

Melalui distribusi yang dilakukan serentak, pemerintah daerah memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi keluarga prasejahtera yang rentan terdampak kenaikan harga pasar.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel