Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

Tempat Digratiskan untuk UMKN, Yuk Jualan di Pelataran Pasar Sentral

×

Tempat Digratiskan untuk UMKN, Yuk Jualan di Pelataran Pasar Sentral

Sebarkan artikel ini
Pelataran Pasar Sentral. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Pelataran Pasar Sentral. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui berbagai terobosan. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas usaha gratis bagi pelaku usaha mikro, termasuk warung kopi dan kuliner, di area pelataran Pasar Sentral.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari kalangan muda. Eza, 22 tahun, salah satu pelaku UMKM yang memanfaatkan fasilitas tersebut, sudah dua bulan menjalankan warung kopi kecilnya di lokasi itu.

Scroll untuk baca berita

“Menurut saya, program dari Pak Wali ini sangat bagus, terutama bagi anak muda yang ingin memulai usaha sendiri. Tempatnya disediakan gratis, jadi kami tinggal fokus menjalankan usaha,” ujar Eza kepada Tempo, Sabtu (19/10).

Baca Juga:  Wali Kota Adhan Soroti Kualitas Pemilu di FGD Teknis KPU Kota Gorontalo

Program ini merupakan inisiatif Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, untuk membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin berwirausaha. Pelataran Pasar Sentral menjadi salah satu lokasi strategis yang kini dimanfaatkan sebagai sentra baru bagi UMKM.

Baca Juga:  Sekda Kota Gorontalo: Kinerja OPD dan Transparansi Keuangan Akan Terus Ditingkatkan

Pemerintah Kota berharap, kehadiran ruang usaha gratis ini bisa mendorong lebih banyak warga untuk memulai bisnis. Ke depan, skema serupa akan diperluas ke sejumlah titik lainnya di Kota Gorontalo.

“Ini bukan hanya soal tempat, tapi juga keberanian untuk memulai. Kami ingin menciptakan iklim usaha yang ramah bagi semua kalangan,” ujar seorang pejabat Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Gorontalo.

Baca Juga:  Pemkot Gorontalo Santuni Korban Kebakaran di Kecamatan Kota Timur

Dukungan pemerintah terhadap UMKM diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat ekonomi lokal, serta menghidupkan kembali kawasan-kawasan publik sebagai ruang interaksi ekonomi dan sosial masyarakat.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel