Scroll untuk baca berita
Boalemo

Event Koko’o Boalemo Jadi Simbol Kebersamaan, Wabup Turun Bangunkan Sahur

×

Event Koko’o Boalemo Jadi Simbol Kebersamaan, Wabup Turun Bangunkan Sahur

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, membuka rangkaian Event Koko’o Boalemo/Hibata.id
Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, membuka rangkaian Event Koko’o Boalemo/Hibata.id

Hibata.id – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, membuka rangkaian Event Koko’o Boalemo dengan turun langsung ke tengah masyarakat dan membangunkan warga sahur menggunakan kentongan, Rabu (18/2) dini hari.

Lahmudin memimpin rombongan menyusuri sejumlah ruas kampung. Suara kentongan yang dipukul secara bergantian memecah suasana malam dan menarik perhatian warga untuk keluar rumah.

Scroll untuk baca berita

Sejumlah warga tampak antusias menyambut kegiatan tersebut. Sebagian ikut berjalan bersama rombongan, sementara lainnya mengabadikan momen pembukaan event yang menjadi agenda tahunan di Kabupaten Boalemo itu.

Baca Juga:  Wabup Lahmuddin Buka Kejuaraan Karate Se-Provinsi, Boalemo Jadi Pusat Atlet Muda

Kehadiran Lahmudin di tengah masyarakat dinilai menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda dimulainya kegiatan Ramadan yang mengangkat unsur religi dan budaya lokal.

Pemerintah Kabupaten Boalemo merancang Event Koko’o Boalemo sebagai bagian dari syiar Ramadan yang melibatkan masyarakat lintas kelompok, termasuk pemuda dan komunitas lokal.

Baca Juga:  Momentum Ramadan, Wakil Bupati Boalemo Ajak Warga Perbanyak Ibadah

Kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, namun juga diharapkan menjadi ruang pelestarian budaya daerah serta memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Sepanjang rute yang dilalui, anak-anak hingga orang tua tampak ikut menabuh kentongan sambil melantunkan seruan sahur. Suasana kekeluargaan dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan tersebut.

Baca Juga:  Wabup Lahmudin Tegaskan Boalemo Siap Jadi Tuan Rumah Sekolah Garuda

Dengan dibukanya Event Koko’o Boalemo, rangkaian kegiatan Ramadan di daerah itu resmi dimulai dengan pesan utama menjaga tradisi lokal sebagai bagian dari pembangunan sosial masyarakat yang harmonis.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel