Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo untuk pertama kalinya menggelar Festival Barjanji, sebuah kegiatan keagamaan yang sarat nilai budaya dan spiritual. Acara ini berlangsung di Bandhayo Lo Yiladia sejak Selasa (30/9) hingga Ahad (5/10), dan disambut antusias oleh masyarakat, tokoh agama, serta jajaran pemerintah daerah.
Pembukaan festival dihadiri langsung oleh ulama nasional Ustaz Dr. Hamid, serta dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, mewakili Wali Kota Adhan Dambea.
Dalam sambutannya, Sekda Ismail menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar seremonial keagamaan, melainkan bentuk nyata kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus upaya menghidupkan tradisi Islam yang telah lama mengakar di masyarakat Gorontalo.
“Melalui festival ini, kita ingin menghidupkan kembali nilai-nilai religius sekaligus menjaga warisan budaya Islam yang turun-temurun. Ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mencintai Rasulullah dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ismail.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini menjadi bagian dari implementasi visi dan misi kepemimpinan Wali Kota Adhan Dambea dan Wakil Wali Kota Indra Gobel yang menekankan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam pembangunan kota.
Barjanji sendiri merupakan tradisi pembacaan syair-syair pujian kepada Nabi Muhammad SAW yang dipadukan dengan irama khas, dan kerap dijumpai dalam perayaan Maulid Nabi maupun kegiatan adat religius masyarakat Gorontalo.
Festival ini direncanakan menjadi agenda tahunan dan menjadi bagian dari strategi pelestarian budaya Islam sekaligus penguatan identitas religius masyarakat kota.












