Scroll untuk baca berita
Kabar

Festival HACF 2025, UMKM Go Digital hingga Karawo Jadi Idola Global

×

Festival HACF 2025, UMKM Go Digital hingga Karawo Jadi Idola Global

Sebarkan artikel ini
Talkshow UMKM Naik Kelas: Branding Kuat, Digital Hebat, Omzet Melesat di Grand Palace Convention Center (GPCC)/Hibata.id
Talkshow UMKM Naik Kelas: Branding Kuat, Digital Hebat, Omzet Melesat di Grand Palace Convention Center (GPCC)/Hibata.id

Hibata.id – Hulonthalo Art & Craft Festival (HACF) 2025 sukses jadi magnet baru ekonomi kreatif Gorontalo.

Selama tiga hari, festival ini bukan cuma ajang pameran seni, tapi juga wadah keren buat UMKM naik level sekaligus mengangkat Karawo biar makin dikenal dunia.

Scroll untuk baca berita

Di hari pertama, 27 September 2025, ada Talkshow UMKM Naik Kelas: Branding Kuat, Digital Hebat, Omzet Melesat di Grand Palace Convention Center (GPCC).

Talkshow ini menghadirkan pakar branding nasional, Franka Soeria, yang berbagi trik Creative Thinking in Digital Branding.

Baca Juga:  Dulu Gencar Tolak PETI, Kini Aktivis Lingkungan itu Terlibat Tambang Ilegal di Balayo

Franka bilang, konsistensi, storytelling, dan digital platform itu kunci banget buat UMKM biar punya brand kuat.

Apalagi dengan internet Indonesia yang sudah tembus 79 persen, UMKM Gorontalo punya peluang besar buat tembus pasar nasional sampai global.

“Produk bagus itu penting, tapi tanpa branding digital yang kuat, susah bersaing. UMKM Gorontalo harus berani tampil beda biar bisa dikenal luas,” ujar Franka.

Lanjut ke 28 September 2025, HACF menggelar Seminar Nasional Karawo dengan tema Narasi di Setiap Benang: Menangkap Peluang Pasar untuk Masa Depan Karawo.

Baca Juga:  KPK Kritik Keras Soal Tata Kelola Sawit di Gorontalo

Narasumber yang hadir nggak main-main: Dr. Herwin Mopangga (Akademisi UNG), Ariy Arka (Entrepreneur & Fashion Designer), dan Franka Soeria (CEO Markamarie).

Seminar ini dipandu langsung oleh Dr. Isnawati Ilahude M (Founder TIAR Handycraft & Direktur Galeri OLAKU).

Dalam sesinya, Franka menekankan pentingnya bikin fesyen Karawo lebih modern, inklusif, dan bisa dipakai siapa saja.

Strateginya mulai dari kenal target pasar, bikin identitas brand, maksimalkan media sosial, sampai desain inovatif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Mendiang Rughaiyah Usman, Sosok di Balik Kesuksesan Wiranto

HACF 2025 memang dirancang sebagai ruang kolaborasi. Di satu sisi, UMKM didorong go digital biar makin cuan.

Di sisi lain, Karawo dipromosikan sebagai ikon budaya Gorontalo yang siap bersaing di kancah internasional.

Lewat semangat kolaborasi, HACF 2025 diharapkan lahir UMKM Gorontalo yang tangguh, kreatif, dan inovatif.

Karawo pun makin pede jadi warisan budaya yang nggak cuma bikin bangga Gorontalo, tapi juga Indonesia di mata dunia.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel