Scroll untuk baca berita
Kabar

Tanda-Tanda Lailatul Qadar Secara Alamiah dan Amalan yang Dianjurkan

×

Tanda-Tanda Lailatul Qadar Secara Alamiah dan Amalan yang Dianjurkan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar: Penjelasan dan Maknanya/Hibata.id
Ilustrasi Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar: Penjelasan dan Maknanya/Hibata.id

Hibata.id – Lailatul Qadar menjadi malam yang paling dinantikan umat Islam saat Ramadhan. Al-Qur’an menyebut malam ini lebih baik dari seribu bulan. Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam tersebut memiliki nilai pahala yang sangat besar.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil. Lalu, apa saja tanda Lailatul Qadar dan amalan yang bisa dilakukan?

Scroll untuk baca berita

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Sejumlah hadis menyebutkan beberapa tanda malam Lailatul Qadar. Meski tidak bisa dipastikan secara mutlak, tanda ini sering menjadi rujukan para ulama.

1. Udara Terasa Sejuk dan Tenang

Malam Lailatul Qadar disebut tidak panas dan tidak dingin. Suasananya damai, tidak terasa pengap, dan membuat hati nyaman untuk beribadah.

Baca Juga:  Besok Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober, Bukan Libur Nasional

2. Matahari Terbit Tidak Menyilaukan

Keesokan paginya, matahari terbit dengan cahaya lembut dan tidak menyilaukan mata.

3. Langit Terlihat Cerah

Sebagian riwayat menyebut malam itu tampak terang dan tidak banyak gangguan cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan deras.

4. Hati Terasa Lebih Khusyuk

Banyak orang merasakan ketenangan batin yang berbeda saat beribadah. Hati terasa lebih mudah fokus dan damai.

Ulama menegaskan bahwa tanda-tanda ini bukan untuk ditebak-tebak, melainkan menjadi motivasi agar umat Islam semakin giat beribadah.

Amalan di Malam Lailatul Qadar

Untuk meraih keutamaan malam seribu bulan, berikut amalan Lailatul Qadar yang dianjurkan:

Shalat Malam

Perbanyak shalat tarawih, tahajud, dan witir. Rasulullah SAW meningkatkan ibadahnya pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Membaca Al-Qur’an

Lailatul Qadar merupakan malam turunnya Al-Qur’an. Membaca dan memahami maknanya menjadi amalan utama.

Baca Juga:  “Run”, Ketika Cinta Ibu Berubah Jadi Obsesi Berbahaya, Tayang di Trans TV

Memperbanyak Dzikir

Perbanyak istighfar, tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir agar hati semakin dekat dengan Allah SWT.

Bersedekah

Berbagi makanan atau membantu sesama dapat menambah keberkahan ibadah di bulan Ramadhan.

I’tikaf

Berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah juga dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadhan.

Doa Lailatul Qadar yang Dianjurkan

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah:

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku.

Umat Islam dapat membaca doa ini saat malam-malam terakhir Ramadhan, terutama ketika memperbanyak ibadah untuk mencari Lailatul Qadar.

Ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar

Beberapa ulama menyebut, orang yang mendapatkan Lailatul Qadar biasanya mengalami perubahan positif, seperti:

  • Lebih rajin beribadah

  • Hati terasa tenteram

  • Semakin semangat berbuat baik

  • Doanya lebih mudah dikabulkan

  • Akhlaknya menjadi lebih baik

Perubahan tersebut menjadi tanda bahwa ibadah yang dilakukan membawa dampak nyata dalam kehidupan.

Apakah Doa Dikabulkan Saat Lailatul Qadar?

Malam Lailatul Qadar termasuk waktu mustajab untuk berdoa. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak permohonan ampunan, rezeki, kesehatan, dan kebaikan dunia akhirat.

Mencari Lailatul Qadar bukan sekadar menunggu tanda alam. Yang terpenting adalah mengisi sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan ibadah terbaik. Dengan usaha dan doa yang sungguh-sungguh, setiap Muslim memiliki kesempatan meraih malam seribu bulan tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel