Scroll untuk baca berita
Parlemen

Komisi IV DPRD Gorontalo Kawal Nasib Guru Honorer Non-Kategori

Avatar of Hibata.id✅
×

Komisi IV DPRD Gorontalo Kawal Nasib Guru Honorer Non-Kategori

Sebarkan artikel ini
Guru Honorer Non-Kategori saat melakukan aksi di DPRD Provinsi Gorontalo/Hibata.id
Guru Honorer Non-Kategori saat melakukan aksi di DPRD Provinsi Gorontalo/Hibata.id

Hibata.id – Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo menyatakan komitmen penuh untuk mengawal dan memperjuangkan nasib guru honorer non-kategori yang selama ini menuntut kejelasan status kepegawaian, Senin (17/11/2025).

Sikap tersebut disampaikan setelah Komisi IV menerima langsung massa aksi tenaga pendidik yang menggelar demonstrasi di depan kantor DPRD Provinsi Gorontalo.

Scroll untuk baca berita
WhatsApp Image 2025 12 05 at 08.38.41

Anggota Komisi IV, Ghalib Lahidjun, menyampaikan bahwa persoalan guru honorer di Gorontalo memiliki karakteristik berbeda dibandingkan daerah lain.

Baca Juga:  Ridwan Monoarfa: Pemanfaatan Motor Cool Box Dorong Pendapatan Nelayan di TPI Inengo

Di wilayah lain, para guru demonstran umumnya telah mendapatkan SK dan menerima honor dari yayasan. Sementara di Gorontalo, banyak guru honorer non-kategori belum memperoleh kepastian status.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran para guru di Gedung Rakyat hari ini. Aspirasi ini sudah menjadi perhatian kami sejak pertama kali masuk ke DPRD,” ujar Ghalib.

Komisi IV memastikan bahwa perjuangan tidak akan berhenti pada tahap dengar pendapat. Menurut Ghalib, para guru honorer non-kategori di Gorontalo sebenarnya telah mengikuti seleksi di tingkat provinsi sehingga pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan administratif.

Baca Juga:  Yuriko Kamaru Berkomitmen Bangun Ekonomi Petani di Pinogu Melalui Inovasi

“Pemerintah provinsi harus bertanggung jawab terhadap pengangkatan dan masa depan Bapak-Ibu guru,” tegasnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, Komisi IV akan menerbitkan Surat Rekomendasi resmi kepada Gubernur Gorontalo. Surat tersebut bertujuan menindaklanjuti permintaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar pemerintah provinsi membuat analisis khusus terkait guru honorer non-kategori.

Baca Juga:  DPRD Gorontalo Jadwalkan Ulang Reses, Fokus Penyesuaian Anggaran

“Nantinya analisis itu akan kami dorong agar disampaikan kepada Menpan-RB dan BKN,” tambah Ghalib.

Komisi IV berharap penerbitan surat rekomendasi tersebut menjadi pintu masuk bagi Gubernur untuk segera melakukan pertemuan langsung dengan Menpan-RB dan BKN.

“Kami ingin ada diskresi atau kebijakan khusus bagi tenaga pengajar non-kategori di Provinsi Gorontalo. Itu harapan kami bersama para guru,” tutupnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel