Scroll untuk baca berita
Kabar

Lanal Gorontalo Sediakan Konsumsi dan Layanan Ambulans Gratis bagi Pengungsi

×

Lanal Gorontalo Sediakan Konsumsi dan Layanan Ambulans Gratis bagi Pengungsi

Sebarkan artikel ini
Komandan Lanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana,. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)

Hibata.id – Markas Komando Pangkalan TNI AL (Lanal) Gorontalo tak hanya menyediakan tempat pengungsian yang aman, tetapi juga menunjukkan kepedulian tinggi terhadap warga terdampak dengan memberikan konsumsi dan layanan ambulans gratis, khususnya bagi pengungsi yang sakit atau memiliki kebutuhan khusus.

Langkah ini merupakan bagian dari respons cepat Lanal Gorontalo menyusul peringatan potensi tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang sempat memicu kepanikan di kalangan masyarakat pesisir. Warga yang mengungsi ke markas TNI AL tersebut tidak hanya mendapatkan tempat perlindungan, tetapi juga jaminan kebutuhan dasar yang memadai.

Baca Juga:  Bone Bolango Simpan Mineral Rp300 Triliun, Tapi Rakyat Tak Dapat Bagian

Komandan Lanal Gorontalo, Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana, menegaskan bahwa pihaknya sejak awal berkomitmen tidak hanya melakukan evakuasi, tetapi juga menjamin kebutuhan mendasar warga yang terdampak.

Baca Juga:  Kasus PETI Potabo Mangkrak: Pelaku Masih Mangkir, Hukum Masih Tak Bertaring?

“Di sini kami juga menyiapkan konsumsi untuk dibagikan kepada para pengungsi,” ujarnya pada Rabu (30/07/2025).

Selain logistik, Lanal Gorontalo juga mengerahkan armada ambulans secara gratis untuk menjemput warga yang kesulitan mobilitas, terutama lansia dan mereka yang sedang sakit.

“Untuk warga lansia dan yang sakit, kami turunkan tim beserta ambulans untuk menjemput langsung ke rumah. Layanan ini gratis, semata demi keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga:  Penyebab Harga Cabai Rawit di Gorontalo Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Dengan kesiapan yang terus ditingkatkan, Lanal Gorontalo memastikan bahwa para pengungsi akan terus mendapatkan perlindungan, layanan kesehatan, dan bantuan logistik selama masa darurat berlangsung. Langkah sigap ini menjadi contoh konkret sinergi antara militer dan misi kemanusiaan dalam menghadapi situasi bencana.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel