Hibata.id – Dugaan keterlibatan anggota DPRD dari Partai Nasdem dalam aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato dan Bone Bolango mulai menuai reaksi dari internal partai. DPW Nasdem Gorontalo memastikan akan memanggil dua kadernya yang disebut-sebut terlibat dalam aktivitas tambang ilegal.
Mikson Yapanto, Kepala Bidang Legislasi DPW Nasdem Gorontalo, mengatakan bahwa pemanggilan itu akan dilakukan segera setelah ia kembali dari agenda bimbingan teknis (bimtek). “Ada dua aleg yang akan dimintai klarifikasi, satu dari Pohuwato dan satu lagi dari Bone Bolango,” ujar Mikson kepada Hibata.id, Minggu, 14 September 2025.
Nama aleg dari Bone Bolango bahkan telah disebut dengan inisial OW. Mikson menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika memang terbukti ada kader yang terlibat dalam bisnis ilegal tersebut. “Saya juga akan turun langsung ke lokasi,” kata Mikson.
Isu ini pertama kali diangkat oleh aktivis LP3G, Deno, yang mendesak DPW Nasdem untuk mengambil langkah tegas. Ia menilai, pembiaran terhadap praktik semacam ini hanya akan merusak kredibilitas partai di mata publik.
Praktik tambang ilegal bukan hal baru di Gorontalo. Namun dugaan keterlibatan langsung pejabat publik, khususnya legislator dari partai besar, kembali menyorot tajam persoalan integritas dan penegakan hukum.
Kini, publik menanti apakah Nasdem akan benar-benar bersih-bersih di internalnya, atau justru membiarkan persoalan ini tenggelam bersama isu lainnya.












