Scroll untuk baca berita
Nasional

Muhammadiyah Sampaikan Sikap Resmi Terkait Eskalasi Konflik di Timur Tengah

×

Muhammadiyah Sampaikan Sikap Resmi Terkait Eskalasi Konflik di Timur Tengah

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan sikap resmi terkait eskalasi konflik Timur Tengah/Hibata.id
Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan sikap resmi terkait eskalasi konflik Timur Tengah/Hibata.id

Hibata.id – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan sikap resmi menyikapi perkembangan situasi keamanan dan politik di kawasan Timur Tengah yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan ketegangan.

Dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, Muhammadiyah menyampaikan rasa prihatin dan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam rangkaian serangan militer yang melibatkan sejumlah negara di kawasan tersebut.

Scroll untuk baca berita

Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei serta korban lain yang terdampak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran.

Organisasi Islam tersebut juga menyampaikan simpati kepada korban serangan balasan Iran di beberapa negara Arab.

Baca Juga:  Polda Gorontalo Bersiap Amankan Kunjungan Presiden Jokowi

Muhammadiyah mengecam keras aksi militer yang menimbulkan korban sipil dan memandang tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip hak asasi manusia, hukum internasional, serta tidak sejalan dengan berbagai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Muhammadiyah, setiap negara wajib menghormati kedaulatan negara lain dan mengedepankan mekanisme hukum internasional dalam menyelesaikan perselisihan.

Penggunaan kekuatan bersenjata dinilai berpotensi memperluas konflik dan mengganggu stabilitas kawasan.

Organisasi itu juga mendesak PBB untuk menjalankan mandatnya secara konsisten dengan mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran hukum internasional.

Muhammadiyah menilai tindakan konkret dari lembaga multilateral sangat penting untuk menjaga kredibilitas sistem internasional dan mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.

Baca Juga:  Aksi Unjuk Rasa Jurnalis Gorontalo Tolak RUU Penyiaran

Selain itu, Muhammadiyah mendorong PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah strategis guna menghentikan kekerasan yang terjadi di Palestina serta mencegah meningkatnya ketegangan antarnegara di kawasan Timur Tengah.

Muhammadiyah mengajak Iran dan negara-negara Arab untuk menahan diri serta mengedepankan dialog konstruktif demi menghindari konflik lanjutan di antara sesama anggota OKI.

Pendekatan diplomasi dinilai sebagai jalan yang lebih efektif untuk menjaga stabilitas dan persatuan di dunia Islam.

Lebih lanjut, Muhammadiyah mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomatik dan perundingan damai yang melibatkan komunitas internasional.

Baca Juga:  Kepala BKN RI Tegaskan Larangan Pengangkatan Pegawai Honorer Baru

Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan keamanan kolektif dan mencegah dampak kemanusiaan yang lebih luas.

Muhammadiyah juga mengajak seluruh negara, lembaga multilateral dan bilateral, tokoh agama, serta elemen masyarakat global untuk berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dan keadilan dunia.

Organisasi tersebut menegaskan pentingnya menolak segala bentuk tindakan sepihak yang berpotensi merusak tatanan internasional dan mengancam peradaban manusia.

Dengan sikap tersebut, Muhammadiyah berharap komunitas internasional dapat segera mengambil langkah konkret guna meredam ketegangan dan membangun perdamaian berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel