Sebagian besar darah dialihkan ke sistem pencernaan untuk membantu dalam proses ini, yang dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke otak. Hal ini dapat mengakibatkan rasa lelah dan mengantuk.
Selain itu, ritme sirkadian tubuh, yang mengatur siklus tidur dan bangun, juga berperan. Pada siang hari, terutama antara pukul 1 dan 3 siang, tubuh secara alami mengalami penurunan energi yang sering disebut sebagai “siklus dip” atau “post-lunch dip”.
Pada waktu ini, tubuh secara alami ingin beristirahat, yang dapat menyebabkan rasa kantuk.
Jenis Makanan yang Dikonsumsi
Jenis makanan yang dikonsumsi saat makan siang juga mempengaruhi tingkat kantuk setelahnya. Makanan yang tinggi karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, roti, dan pasta, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat.
Setelah lonjakan ini, tubuh akan melepaskan insulin untuk menurunkan kadar gula darah, yang seringkali diikuti oleh penurunan gula darah yang cepat (hipoglikemia), menyebabkan perasaan lelah dan mengantuk.















