Scroll untuk baca berita
Kabar

Status Tsunami Masih Waspada, BMKG Gorontalo: Tidak Perlu Mengungsi, Hanya Jauhi Pesisir

×

Status Tsunami Masih Waspada, BMKG Gorontalo: Tidak Perlu Mengungsi, Hanya Jauhi Pesisir

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Andri Wijaya. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Andri Wijaya. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)

Hibata.id – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo, Andri Wijaya, menyampaikan bahwa status peringatan dini tsunami di wilayah Gorontalo hingga Rabu (30/07/2025) masih berada pada level Waspada. Masyarakat pun diimbau untuk sementara waktu menjauhi area pesisir dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

“Level peringatan dini adalah Waspada, bukan Siaga. Jadi masyarakat tidak perlu mengungsi, namun dihimbau tetap berhati-hati dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai,” jelas Andri.

Baca Juga:  Kolonel Amril Tehupelasury, Putra Maluku yang Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Istana

Ia menegaskan bahwa potensi bahaya masih ada, mengingat gelombang tsunami tidak selalu datang satu kali. Gelombang pertama bukan jaminan bahwa ancaman telah berakhir.

“Kami masih memantau kemungkinan adanya gelombang susulan yang saat ini mungkin masih dalam perjalanan. Karena itu, masyarakat harus tetap waspada hingga ada pencabutan resmi dari BMKG Pusat,” lanjutnya.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Gorontalo, Warga Panik Berhamburan Setengah Sadar

Menurut Andri, BMKG saat ini memantau kondisi secara real-time menggunakan peralatan khusus yang mampu mendeteksi perubahan dinamika gelombang laut di berbagai wilayah rawan tsunami di Indonesia.

“Kami tengah memantau 10 wilayah rawan tsunami. Jika data menunjukkan tren penurunan yang konsisten, barulah BMKG Pusat akan merilis informasi resmi bahwa kondisi sudah aman,” ujarnya.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Gorontalo Hari ini

Andri juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum diverifikasi. “Pastikan hanya mengikuti arahan dan informasi dari sumber resmi,” tutupnya.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel