Scroll untuk baca berita
Kabar

124 Siswa di Buton Tengah Diduga Keracunan Menu MBG, Mayoritas Sudah Dipulangkan

×

124 Siswa di Buton Tengah Diduga Keracunan Menu MBG, Mayoritas Sudah Dipulangkan

Sebarkan artikel ini
124 Siswa di Buton Tengah Diduga Keracunan Menu MBG/Hibata.id
124 Siswa di Buton Tengah Diduga Keracunan Menu MBG/Hibata.id

Hibata.id – Sebanyak 124 siswa dari sejumlah sekolah di Kecamatan Mawasangka Tengah, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Selasa (16/12/2025).

Para siswa tersebut sempat mendapatkan penanganan medis di dua puskesmas setempat.

Ratusan siswa yang terdampak berasal dari Kelurahan Lakorua dan wilayah sekitarnya. Mereka mengalami keluhan serupa berupa mual, pusing, nyeri perut, muntah, hingga diare, yang muncul tidak lama setelah menyantap menu MBG yang dibagikan di sekolah.

Baca Juga:  TKD Kena Pangkas, Pemprov Gorontalo Siapkan Jurus Efisiensi 2026

Petugas kesehatan mencatat, 65 siswa dirawat di Puskesmas Lakorua, sementara 59 siswa lainnya ditangani di Puskesmas Watorumbe Bata.

Kepala Puskesmas Lakorua, Samsiah, mengatakan kondisi sebagian besar pasien telah membaik sehingga diperbolehkan pulang.

“Total pasien yang kami tangani sebanyak 65 orang, terdiri atas 32 laki-laki dan 33 perempuan. Saat ini 60 orang sudah dipulangkan, sementara lima pasien masih menjalani perawatan,” ujar Samsiah saat dikonfirmasi, Rabu (17/12/2025).

Ia menjelaskan, lima pasien yang masih dirawat berasal dari berbagai kelompok usia, yakni dua remaja usia 15–19 tahun, satu anak usia 13 tahun, satu anak usia 8 tahun, serta satu balita. Seluruh pasien masih berada dalam pemantauan medis intensif.

Baca Juga:  Menguak Dugaan Ketidaksesuaian Penggunaan Dana Bencana Desa Bulili

Menurut Samsiah, pasien yang ditangani di Puskesmas Lakorua berasal dari beragam rentang usia, mulai dari balita hingga orang dewasa, dengan dominasi usia sekolah.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Watorumbe Bata, Nurmaida, memastikan seluruh pasien yang sempat dirawat di fasilitasnya telah dipulangkan.

“Kami menangani 59 pasien dan seluruhnya sudah diperbolehkan pulang sejak pukul 04.00 Wita. Keluhan yang dialami hampir sama, yakni mual, pusing, nyeri perut, hingga muntah,” kata Nurmaida.

Baca Juga:  Diduga Aniaya Warga, Bupati Gorontalo Didesak Copot Kades Buhu

Berdasarkan informasi sementara, gangguan kesehatan yang dialami para siswa diduga berkaitan dengan konsumsi menu MBG, khususnya olahan telur.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan penelusuran lanjutan, termasuk pemeriksaan sampel makanan, untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel