Kota Gorontalo

Adhan Dambea: PMI Bukan Alat Kekuasaan

×

Adhan Dambea: PMI Bukan Alat Kekuasaan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) IX PMI Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea saat memberikan sambutan saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) IX PMI Kota Gorontalo. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, mengingatkan pentingnya menjaga netralitas Palang Merah Indonesia (PMI) dari tarikan kepentingan politik.

Pesan itu ia sampaikan saat membuka Musyawarah Kota (Muskot) IX PMI Kota Gorontalo yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Sabtu, 12 April 2025.

“PMI bukan wadah untuk membangun kekuasaan atau kepentingan politik. Ini adalah organisasi yang bekerja demi kemanusiaan,” kata Adhan di hadapan peserta musyawarah.

Baca Juga:  Wawali Indra Gobel Lepas Kafilah MTQ Kota Gorontalo, Tekankan Nilai Syiar dan Pengamalan Al-Qur’an

Peringatan itu bukan tanpa alasan. Adhan menyebut pernah terjadi upaya politisasi dalam tubuh PMI pada masa lalu.

Menurutnya, insiden tersebut telah mencoreng wajah organisasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya steril dari urusan politik praktis itu.

Baca Juga:  Wali Kota Adhan Dambea Ingatkan Pengawasan Handphone pada Anak

Ia berharap para peserta musyawarah tak sekadar menjadikan forum pemilihan sebagai ajang perebutan posisi.

“Siapa pun yang terpilih menjadi ketua, tidak masalah. Yang terpenting adalah komitmen untuk bekerja dan bertanggung jawab. Jangan cuma kejar nama, tapi kosong di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Marten Taha Paparkan Pengembangan Kawasan Strategis di Hadapan Tim DPR RI

Adhan juga menekankan pentingnya proses pemilihan yang demokratis, transparan, dan sehat. Baginya, PMI membutuhkan sosok-sosok pengurus yang bukan hanya memiliki integritas.

“Tetapi juga kesanggupan bekerja secara profesional di tengah tantangan kemanusiaan yang makin kompleks.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel