Hibata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo tetap mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan mobil dinas pada tahun anggaran 2025, meskipun sedang menggencarkan kebijakan efisiensi belanja aparatur.
Berdasarkan dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang diakses melalui laman Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP, sedikitnya enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengusulkan pengadaan kendaraan dinas dengan nilai total lebih dari Rp4,1 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari APBD Provinsi Gorontalo 2025.
Rincian pengadaan meliputi:
-
Biro Umum Setda: Rp1,03 miliar untuk dua unit mobil dinas Asisten.
-
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Rp516,85 juta untuk kendaraan pejabat eselon II.
-
Dinas Sosial: Rp516,85 juta untuk mobil dinas pejabat setingkat eselon II.
-
Dinas Dukcapil dan PMD: Rp514,93 juta untuk kendaraan Kepala Dinas.
-
Biro Organisasi Setda: Rp514,93 juta untuk satu unit mobil dinas perorangan.
Seluruh pengadaan direncanakan menggunakan metode e-purchasing, dengan pelaksanaan mayoritas proyek dijadwalkan pada semester pertama 2025.
Kebijakan ini menimbulkan sorotan publik, mengingat Pemprov Gorontalo gencar menyerukan efisiensi anggaran untuk mendorong belanja publik yang lebih produktif.
Pada saat yang sama, beberapa OPD masih mencatatkan anggaran besar untuk sewa kendaraan operasional. Biro Umum, misalnya, menganggarkan biaya sewa kendaraan hingga Rp891,6 juta.
Pengadaan mobil dinas dengan nilai signifikan ini dinilai perlu dievaluasi agar sejalan dengan kebijakan efisiensi. Publik berharap pemerintah daerah memberikan penjelasan transparan mengenai urgensi pengadaan, guna menjaga kepercayaan terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Menanggapi hal ini, Kepala Badan Keuangan Provinsi Gorontalo, Sukri Gobel, menjelaskan bahwa anggaran tersebut bersumber dari APBD induk 2025 dan ditujukan untuk mengganti kendaraan yang sudah berusia lebih dari 10 tahun.
“Mobil itu sudah dianggarkan dari APBD induk untuk mengganti mobil dinas yang pengadaannya pada 2012 dan 2013,” ujar Sukri saat dikonfirmasi, Jumat (18/7/2025).













