Hibata.id – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, resmi ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, menggantikan Ahmad Muzani. Penunjukan ini menandai langkah strategis partai dalam konsolidasi politik pasca-Pemilu 2024.
Sugiono menyebut penugasan barunya sebagai amanah besar yang memerlukan komitmen dan tanggung jawab penuh.
“Kami berharap bisa menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab karena ini bukan sebuah tugas yang ringan,” ujar Sugiono di Jakarta, Jumat (1/8/2025).
Dengan latar belakang militer dan pengalaman diplomatik, Sugiono kini memegang dua peran penting: sebagai Menlu RI dan Sekjen partai politik terbesar kedua di Indonesia. Lantas, siapa sebenarnya Sugiono?
Profil Sugiono
Sugiono lahir di Takengon, Aceh Tengah, pada 11 Februari 1979 dan besar di dataran tinggi Gayo. Ia mengawali pendidikan di SD Negeri di Takengon, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Takengon dan SMPN 3 Banda Aceh.
Pada 1994, Sugiono diterima di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah. Selama masa sekolah, ia aktif dalam organisasi dan sempat menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Kelas. Ia lulus pada 1997 dan termasuk dalam alumni Angkatan V bersama Agus Harimurti Yudhoyono.
Alih-alih langsung masuk Akademi Militer dalam negeri, Sugiono mengikuti program seleksi beasiswa untuk menempuh pendidikan militer di luar negeri yang digagas oleh Danjen Kopassus saat itu, Mayor Jenderal TNI Prabowo Subianto.
Sugiono lolos dan menempuh pendidikan militer di Norwich University, salah satu universitas militer tertua di Amerika Serikat. Setelah lulus, ia sempat bekerja di AS sebelum kembali ke Indonesia.
Pada 2002, Sugiono menyelesaikan pendidikan calon perwira TNI melalui Semapa PK di Akademi Militer Magelang dan dilantik sebagai Letnan Dua Infanteri TNI AD.
Kiprah Politik dan Karier di Gerindra
Sugiono aktif sebagai kader Partai Gerindra sejak 2008. Ia terpilih sebagai anggota DPR RI pada Pemilu 2019 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga), dan menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI periode 2019–2024.
Pada Pemilu 2024, Sugiono kembali lolos ke DPR RI dari dapil yang sama. Namun, kepercayaan yang lebih besar diberikan kepadanya saat Presiden Prabowo Subianto menunjuknya sebagai Menteri Luar Negeri Indonesia pada 2024.
Sugiono juga menjadi Menlu pertama dari partai politik sejak Alwi Shihab (1999–2001) dan Menlu pertama berlatar belakang militer dalam sejarah Indonesia modern.
Penunjukan Sugiono sebagai Sekjen Partai Gerindra mempertegas konsolidasi kekuasaan di lingkaran dalam pemerintahan Prabowo Subianto.
Dengan latar belakang militer, pengalaman diplomatik, dan loyalitas politik yang teruji, Sugiono berpeluang menjadi salah satu tokoh penting dalam peta politik nasional hingga 2029.













