Hibata.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menetapkan Rencana Kerja Tahun 2026 melalui rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama, Senin (8/9/2025).
Agenda tersebut menegaskan komitmen DPRD dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ir. La Ode Haimudin dan diikuti seluruh anggota DPRD.
Dalam sidang, La Ode menekankan bahwa rencana kerja dewan menjadi pedoman penting dalam menentukan arah pembangunan daerah pada tahun mendatang.
“Rencana kerja DPRD menjadi acuan bagi seluruh alat kelengkapan dewan dalam melaksanakan tugas tahun 2026. Penyusunan ini harus berlandaskan aspirasi masyarakat serta sejalan dengan program pembangunan pemerintah daerah,” ujar La Ode.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Gorontalo Femmy Udoki menyoroti kebutuhan pembangunan infrastruktur dasar, terutama akses jalan menuju Kecamatan Pinogu, Kabupaten Bone Bolango.
Menurutnya, masalah jalan tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat dan harus segera direspons dengan kebijakan anggaran yang berpihak.
“Kami berharap Badan Anggaran DPRD memberikan prioritas pembangunan jalan menuju Pinogu. Komitmen kita kepada masyarakat harus diwujudkan melalui infrastruktur yang layak dan berkelanjutan,” kata Femmy.
Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Ketua DPRD La Ode Haimudin sebagai bentuk persetujuan dan komitmen bersama.
Kecamatan Pinogu, yang berada di Kabupaten Bone Bolango, dikenal memiliki potensi pertanian dan pariwisata. Namun, akses jalan yang sulit masih menjadi kendala utama masyarakat setempat.
DPRD Gorontalo menilai pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut dapat membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Keputusan rapat paripurna ini memperkuat komitmen DPRD Provinsi Gorontalo untuk menyusun rencana kerja yang fokus pada kebutuhan masyarakat, terutama pembangunan infrastruktur dasar, demi mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan pada 2026.












