Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

Tutup Halal Festival 2025, Sekda Soroti Keberhasilan Wali Kota Adhan Tekan Kemiskinan

×

Tutup Halal Festival 2025, Sekda Soroti Keberhasilan Wali Kota Adhan Tekan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Pimpinan BTN Cabang Gorontalo, Hendi Purnomoadi, dan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid saat menghadiri Halal Festival 2025. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, Pimpinan BTN Cabang Gorontalo, Hendi Purnomoadi, dan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid saat menghadiri Halal Festival 2025. (Foto: Humas Pemkot Gorontalo)

Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo bersama Bank Tabungan Negara (BTN) sukses menggelar Halal Festival 2025, sebuah ajang promosi produk halal sekaligus penggerak ekonomi kreatif lokal. Acara yang digelar di Lapangan Taruna Remaja, Sabtu, 27 September 2025, itu dihadiri ratusan warga, pelaku UMKM, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, dan Pimpinan BTN Cabang Gorontalo, Hendi Purnomoadi.

Dalam sambutan penutup yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, disebutkan bahwa berbagai program ekonomi kerakyatan yang dijalankan Pemerintah Kota Gorontalo, termasuk Halal Festival, telah memberi dampak nyata terhadap kesejahteraan warga.

Baca Juga:  Ini Strategi Ismail Madjid Tingkatkan Pengunjung Pasar Sentral

“Kegiatan seperti Halal Festival ini bukan sekadar promosi produk halal, tetapi juga menjadi pemicu perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Ismail saat menutup acara.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kota Gorontalo mengalami penurunan signifikan — dari 5,7 persen menjadi 5,3 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi daerah tercatat meningkat tajam, mencapai 6,16 persen.

Baca Juga:  Kafilah Kota Gorontalo Akan Dapat Bonus Jika Ukir Prestasi di Tingkat Nasional

“Ini adalah bukti bahwa kepemimpinan Pak Wali Kota mampu menggerakkan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan,” kata Ismail.

Penurunan itu, lanjut dia, tak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, dan pelaku usaha lokal yang terus diperkuat. Ia menegaskan, sinergi seperti ini harus terus didorong untuk memperluas lapangan kerja dan meningkatkan daya saing UMKM di daerah.

Baca Juga:  Adhan Dambea Kumpulkan OPD, Bahas Pembenahan Persoalan Mendasar Kota Gorontalo

Pemerintah Kota Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan serupa di masa mendatang. Menurut Ismail, festival bertema ekonomi kreatif tidak hanya memberi ruang tumbuh bagi pelaku usaha, tetapi juga menjadi salah satu strategi jangka panjang dalam membangun kota yang inklusif dan sejahtera.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel