Kab. Gorontalo

Buka Turnamen Takraw Pelajar, Bupati Sofyan Targetkan Atlet Tembus Pelatnas

×

Buka Turnamen Takraw Pelajar, Bupati Sofyan Targetkan Atlet Tembus Pelatnas

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi sat membuka turnamen sepak takraw antar pelajar SMP se-Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istw)
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi sat membuka turnamen sepak takraw antar pelajar SMP se-Kabupaten Gorontalo. (Foto: Istw)

Hibata.id – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-352 Kabupaten Gorontalo, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menggelar turnamen sepak takraw antar pelajar SMP se-Kabupaten Gorontalo. Kompetisi yang berlangsung di GOR David-Tonny, Selasa (18/11/2025), menghadirkan 26 klub dari seluruh kecamatan.

Turnamen dibuka secara resmi oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Dalam sambutannya, Sofyan menekankan pentingnya sepak takraw sebagai olahraga yang telah mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional.

Baca Juga:  Hari Guru Nasional 2025, Bupati Sofyan Puhi: Perkuat Komitmen Pendidikan

“Sepak takraw di Gorontalo bukan sekadar olahraga, tetapi harga diri rakyat Gorontalo di Kejurnas maupun PON,” kata Sofyan. Ia mendorong para atlet muda untuk terus mengasah kemampuan, menjaga komitmen, dan mempertahankan prestasi.

Bupati Sofyan juga menegaskan bahwa kebanggaan ini harus dirawat melalui persiapan matang dan kegiatan berkelanjutan. Ia memasang target besar: melahirkan lebih banyak atlet Gorontalo yang mampu menembus Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas).

Baca Juga:  Kabupaten Gorontalo Genjot Posyandu 6 SPM, Pembinaan Berjenjang Jadi Strategi

“Insya Allah, dalam lima hingga enam tahun ke depan, adik-adik ini bisa bertanding di kancah nasional. Saat ini, hanya satu atlet Gorontalo yang berada di Pelatnas. Kita harus merebut kembali tiket itu,” tegasnya.

Baca Juga:  Dorong Kemandirian Peternak, Pemkab Gorontalo Luncurkan Program ST-12 GO

Kepala Disporapar, Nawir Tondako, melalui Sekretaris Dinas Abdul Waris, menyebut turnamen diikuti 215 atlet muda dari 26 klub. Kompetisi berlangsung selama empat hari dengan total hadiah Rp15 juta.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap, turnamen ini menjadi ajang lahirnya bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama daerah melalui sepak takraw.