Hibata.id – Pemerintah Kota Gorontalo punya gebrakan baru buat pelaku UMKM kopi jalanan. Lewat lomba barista, mereka bakal dibina supaya usaha kopinya bisa naik kelas, lebih kreatif, dan punya akses pembiayaan yang lebih luas.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, bilang, pihaknya lagi koordinasi sama Dinas Pariwisata buat melakukan pendataan menyeluruh semua pelaku usaha kopi di kota. Data ini jadi landasan untuk bikin program pembinaan, termasuk lomba barista.
“Program ini nggak cuma seremoni atau formalitas. Kita pengin anak muda yang jualan kopi di pinggir jalan bisa mikirin pengembangan usahanya. Lewat lomba ini, mereka punya peluang dapetin sertifikat halal barista, yang bisa jadi tiket buat akses pembiayaan usaha, termasuk lewat perbankan,” kata Adhan, Rabu (10/12/2025).
Yang bikin lomba ini beda, semua peserta bakal dinilai di lokasi usahanya masing-masing. Jadi tim juri bakal cek langsung kualitas kopi, kebersihan, kelayakan produk, dan kreativitas penyajian.
Pemkot juga nyiapin hadiah menarik buat peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi buat terus upgrade kualitas kopi mereka. Program ini diharapkan bikin UMKM kopi jalanan lebih formal, profesional, dan berkelanjutan.
Selain itu, program ini juga jadi jalan buat dorong ekonomi lokal lewat kuliner dan industri kreatif. Adhan menambahkan, “Ini program jangka panjang supaya UMKM anak muda bisa lebih bersaing. Dengan sertifikasi dan pendampingan, mereka bisa naik kelas dan nyambung ke pasar yang lebih luas.”
Lomba barista ini sekaligus bukti komitmen Pemkot Gorontalo buat bikin ekosistem ekonomi berbasis kreativitas makin solid, dan memaksimalkan peluang usaha di sektor minuman serta kuliner.











