Scroll untuk baca berita
Kota Gorontalo

Wali Kota Adhan Dambea Luruskan Kabar Soal Laporan Pencemaran Nama Baik

×

Wali Kota Adhan Dambea Luruskan Kabar Soal Laporan Pencemaran Nama Baik

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea. (Foto: Randa Damaling/Hibata.id)

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, meluruskan informasi mengenai laporan pencemaran nama baik yang sempat dikaitkan dengan Kapolda Gorontalo. Ia menegaskan kabar tersebut muncul akibat kekeliruan penyampaian karena laporan yang dimaksud ternyata bukan berasal darinya.

Saat memenuhi panggilan klarifikasi di Polresta Gorontalo Kota, Kamis, 11 Desember 2025, Adhan menjelaskan bahwa laporan pencemaran nama baik di media sosial pada masa Pilkada 2024 bukanlah laporan pribadi.

Scroll untuk baca berita

“Sekaligus saya minta maaf kepada Bapak Kapolda atas pernyataan itu. Ternyata laporan yang disebut tidak pernah ada itu bukan dari saya, yang ada hanya CBD,” kata Adhan.

Baca Juga:  Marten Taha Gelar Open House di Rumah Pribadi

Ia menegaskan tidak ada niat menyudutkan Kapolda maupun institusi kepolisian. Menurut Adhan, klarifikasi ini penting agar tidak timbul kesalahpahaman di publik.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Gorontalo Puji Kekompakan IKA HPMIG Manado

“Saya berterima kasih kepada Bapak Kapolda yang langsung menindaklanjuti informasi tersebut. Beliau sudah mengecek, dan memang tidak pernah ada laporan atas nama saya. Saya apresiasi langkah cepat itu,” ujarnya.

Adhan menilai pelurusan informasi perlu dilakukan, terutama setelah pernyataannya meluas di sejumlah media daring. Ia memastikan komunikasinya dengan Polda Gorontalo tetap baik dan berjalan profesional.

Baca Juga:  Persiapan Pasar Senggol di Kota Gorontalo Mulai Dilakukan

Klarifikasi ini muncul setelah sebelumnya Adhan menyinggung soal laporan pencemaran nama baik ketika memberikan keterangan terkait kasus penikaman di Pasar Sentral.

Langkahnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka menarik perhatian publik, lantaran menunjukkan kesediaannya menghadapi polemik secara langsung dan transparan—sikap yang jarang ditunjukkan kepala daerah dalam situasi serupa.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel