Hibata.id – Infeksi saluran kemih (ISK) termasuk infeksi yang sering terjadi, terutama pada perempuan. Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil, sering ingin berkemih, hingga demam bila infeksi menyebar ke ginjal.
Mengenali gejala lebih awal membantu mempercepat penanganan dan menurunkan risiko komplikasi.
Infeksi saluran kemih (ISK) menjadi salah satu infeksi yang sering terjadi, terutama pada perempuan. ISK muncul saat bakteri masuk ke saluran kemih—mulai dari uretra, kandung kemih, hingga ginjal—lalu berkembang biak dan menimbulkan keluhan.
Gejala yang perlu diwaspadai
Keluhan ISK umumnya meliputi:
-
nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil
-
sering ingin buang air kecil, tetapi urin keluar sedikit
-
urin keruh, berbau menyengat, atau bercampur darah
-
nyeri di perut bagian bawah
-
badan lemas, kadang disertai demam
Jika infeksi sudah mencapai ginjal, gejala bisa lebih berat seperti demam tinggi, menggigil, mual-muntah, dan nyeri pinggang.
Penyebab dan faktor risiko
Sebagian besar kasus ISK dipicu bakteri E. coli yang biasanya berasal dari usus dan dapat berpindah ke uretra. Risiko meningkat pada perempuan karena uretra lebih pendek. Faktor lain yang ikut memicu antara lain:
-
menahan kencing terlalu lama
-
kurang minum
-
aktivitas seksual
-
penggunaan kateter
-
diabetes atau daya tahan tubuh menurun
-
kehamilan dan menopause
Diagnosis dan penanganan
Dokter biasanya memastikan ISK melalui pemeriksaan urin (urinalisis) dan, bila perlu, kultur urin untuk mengetahui kuman penyebab.
Penanganan umumnya menggunakan antibiotik sesuai resep dokter, disertai anjuran memperbanyak minum dan menghindari kebiasaan menahan kencing. Pasien diminta menghabiskan antibiotik sesuai aturan agar infeksi tidak kambuh dan mencegah resistensi.
Cara mencegah ISK
Beberapa langkah sederhana dapat menurunkan risiko:
-
minum air putih cukup setiap hari
-
jangan menahan buang air kecil
-
bersihkan area genital dari depan ke belakang setelah BAB
-
buang air kecil setelah berhubungan seksual
-
gunakan pakaian dalam yang menyerap keringat dan tidak ketat
-
hindari sabun atau pembersih berpewangi yang mudah mengiritasi
Kapan harus ke dokter?
Segera periksa bila gejala disertai demam tinggi, nyeri pinggang, urin berdarah, keluhan tidak membaik dalam 1–2 hari, atau ISK sering berulang. Ibu hamil, anak, lansia, serta penderita diabetes juga disarankan lebih cepat berkonsultasi.












