Hibata.id – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian RI Dr. Idha W. Arsanti meninjau sejumlah lokasi yang dipersiapkan untuk Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026, Rabu (28/1/2026).
Peninjauan dilakukan di beberapa titik utama, antara lain Panggung Utama GOR David-Tonny, Taman Budaya, Stadion 23 Januari, serta kawasan Rumah Adat Limboto. Kegiatan Penas KTNA XVII nantinya akan diramaikan dengan pagelaran seni daerah dan pameran produk unggulan lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Puhi menegaskan Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen penuh mendukung suksesnya agenda nasional tersebut. Pemerintah daerah juga telah menyiapkan sekitar 6.500 rumah warga yang akan difungsikan sebagai homestay bagi peserta.
Menurutnya, sekitar 30 ribu peserta dari seluruh Indonesia diperkirakan hadir sehingga koordinasi hingga tingkat desa terus dimatangkan, khususnya di lima kecamatan sekitar lokasi kegiatan.
“Semua sudah kita lihat bersama, mulai dari venue utama, sekretariat, hingga homestay. Secara umum kondisinya baik, tinggal memperkuat koordinasi. Besok kami akan rapat dengan lima kecamatan untuk memastikan kesiapan sampai ke desa,” ujar Sofyan.
Sementara itu, Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian Dr. Idha W. Arsanti mengapresiasi kesiapan Kabupaten Gorontalo yang telah menyiapkan lokasi kegiatan secara terintegrasi.
Idha menyampaikan Kementerian Pertanian juga tengah mengupayakan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto pada pembukaan Penas KTNA XVII, sejalan dengan fokus nasional terhadap program swasembada pangan.
“Perhatian Presiden sangat kuat pada sektor pertanian. Jika beliau hadir pada pembukaan Penas, ini akan menjadi momentum penting bagi pelaku pertanian di seluruh Indonesia,” kata Idha.
Pelaksanaan Penas XVII di Gorontalo diharapkan menjadi ajang promosi inovasi dan teknologi pertanian yang melibatkan kolaborasi pemerintah serta sektor swasta.
Bupati Sofyan menilai kegiatan ini juga membawa dampak ekonomi bagi masyarakat Gorontalo, khususnya sektor jasa, UMKM, dan pariwisata. Ia pun mengimbau warga untuk mulai berbenah serta menjaga kebersihan lingkungan dalam beberapa bulan ke depan demi memberikan pelayanan terbaik bagi para tamu.












