Hibata.id – Whip cream menjadi salah satu bahan yang cukup populer di dunia kuliner, terutama untuk dessert dan minuman kekinian. Teksturnya yang lembut serta tampilannya yang menarik membuat whip cream sering digunakan sebagai topping maupun pelengkap dalam berbagai hidangan.
Lalu, sebenarnya apa itu whip cream?
Whip cream adalah krim kental yang berasal dari susu dengan kandungan lemak tinggi, kemudian dikocok hingga mengembang dan menghasilkan tekstur yang ringan. Whip cream biasanya digunakan untuk menambah rasa creamy sekaligus mempercantik tampilan makanan atau minuman.
Whip cream sering ditemukan pada berbagai menu seperti kue, pancake, es krim, kopi, hingga cokelat panas. Selain memberikan rasa yang lebih kaya, whip cream juga membuat sajian terlihat lebih menarik dan menggugah selera.
Jenis-Jenis Whip Cream Berdasarkan Teksturnya
Whip cream hadir dalam beberapa jenis yang bisa dibedakan dari bentuk dan cara penggunaannya. Berikut beberapa jenis whip cream yang paling umum digunakan.
1. Whip Cream Cair (Heavy Whip Cream)
Whip cream cair atau heavy whip cream merupakan krim susu dengan kandungan lemak tinggi, umumnya di atas 35 persen. Jenis ini menghasilkan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih kaya saat dikocok.
Biasanya, whip cream cair digunakan untuk membuat topping kue, isian dessert, hingga campuran saus dan sup. Banyak juga yang menambahkannya ke kopi atau cokelat panas agar rasanya lebih creamy.
2. Whip Cream Bubuk
Whip cream bubuk adalah whip cream dalam bentuk serbuk instan yang praktis. Produk ini umumnya sudah mengandung campuran gula, sehingga memiliki rasa manis.
Cara membuatnya cukup mudah, tinggal tambahkan air dingin atau susu lalu kocok sampai mengembang. Whip cream bubuk banyak dipilih karena lebih tahan lama dalam penyimpanan dan cocok untuk kebutuhan dekorasi cepat.
3. Whip Cream Aerosol
Whip cream aerosol merupakan whip cream siap pakai yang dikemas dalam kaleng semprot. Jenis ini sering digunakan untuk topping cepat pada dessert atau minuman.
Pengguna cukup mengocok kaleng, lalu menyemprotkan krim sesuai kebutuhan. Karena praktis dan tidak membutuhkan mixer, whip cream aerosol banyak dipakai untuk penggunaan rumahan maupun usaha kecil.
Jenis Whip Cream Berdasarkan Bahan Pembuatannya
Selain tekstur, whip cream juga dibedakan dari bahan dasarnya. Secara umum, whip cream terbagi menjadi dairy dan non-dairy.
1. Dairy Whip Cream
Dairy whip cream dibuat dari susu sapi. Jenis ini memiliki rasa susu yang lebih terasa dan tekstur lembut ketika dikocok.
Dairy whip cream cocok digunakan untuk dessert premium karena memberikan sensasi creamy yang lebih natural. Namun, jenis ini biasanya lebih sensitif terhadap suhu panas.
2. Non-Dairy Whip Cream
Non-dairy whip cream dibuat dari lemak nabati dan tidak berasal dari susu hewani. Jenis ini banyak dipilih oleh pelaku usaha karena umumnya lebih stabil dan tidak mudah mencair.
Selain itu, non-dairy whip cream juga bisa menjadi alternatif bagi konsumen yang memiliki intoleransi laktosa.
3. Vegan Whip Cream
Vegan whip cream merupakan whip cream yang sepenuhnya berbahan dasar tanaman, tanpa kandungan hewani sama sekali. Biasanya dibuat dari minyak kelapa atau lemak nabati lainnya.
Jenis ini cocok untuk konsumen vegan, vegetarian, atau mereka yang ingin menghindari produk susu.
Rekomendasi Produk Whip Cream Rich’s Products Indonesia untuk Bisnis F&B
Bagi pelaku usaha makanan dan minuman, memilih whip cream berkualitas menjadi hal penting karena akan memengaruhi tampilan, rasa, hingga daya tahan produk.
Berikut beberapa rekomendasi produk whip cream dari Rich’s Products Indonesia yang banyak digunakan untuk kebutuhan bisnis bakery dan dessert.
1. Gold Label
Gold Label merupakan whip cream non-dairy yang dikenal memiliki hasil kocokan stabil dan tidak mudah mencair. Produk ini cocok digunakan untuk dekorasi kue yang membutuhkan ketahanan lebih lama di suhu ruangan.
Gold Label juga fleksibel karena dapat dicampur pewarna maupun varian rasa tambahan sesuai kebutuhan menu.
2. Bettercreme
Bettercreme menjadi pilihan populer sebagai pengganti buttercream tradisional. Teksturnya lembut, rasanya milky vanilla, dan mudah diaplikasikan untuk dekorasi maupun filling.
Keunggulan lainnya, Bettercreme tidak meninggalkan rasa berminyak di mulut. Produk ini juga memiliki teknologi Freeze Flow sehingga tetap lembut meski disimpan dalam freezer.
3. Niagara Farms
Niagara Farms dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan whipping dan topping pada berbagai jenis dessert. Produk ini sering digunakan untuk mendukung kreasi bakery dan minuman yang membutuhkan tekstur lembut dan tampilan menarik.
Whip cream adalah krim kental yang dikocok hingga mengembang dan lembut, lalu digunakan sebagai pelengkap makanan maupun minuman. Jenisnya cukup beragam, baik berdasarkan tekstur seperti cair, bubuk, dan aerosol, maupun berdasarkan bahan seperti dairy, non-dairy, hingga vegan.
Untuk kebutuhan bisnis F&B, pemilihan whip cream yang stabil dan berkualitas akan membantu menjaga rasa, tampilan, serta kepuasan pelanggan.












