Kab. Gorontalo

Pemkab Gorontalo Sambut PKLT 2026, Bidik Perbaikan Gizi dan Kesehatan Masyarakat

×

Pemkab Gorontalo Sambut PKLT 2026, Bidik Perbaikan Gizi dan Kesehatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur/Hibata.id
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur/Hibata.id

Hibata.id – Ratusan mahasiswa kesehatan akan segera menyatu dengan kehidupan masyarakat desa di Kabupaten Gorontalo.

Kehadiran mereka bukan sekadar praktik lapangan, tetapi membawa misi besar, yakni mendorong perubahan nyata di sektor kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara resmi menyambut mahasiswa Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Gorontalo Tahun 2026 di Ballroom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (13/4/2026).

Di balik seremoni tersebut, tersimpan harapan besar dari pemerintah daerah agar mahasiswa mampu menjadi bagian dari solusi berbagai persoalan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  BPS Catat Ekonomi Kabupaten Gorontalo Tumbuh 5,35 Persen di Masa Sofyan–Tonny

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, menegaskan mahasiswa tidak boleh sekadar hadir sebagai peserta program akademik, tetapi harus tampil sebagai agen perubahan di lapangan.

“Mahasiswa harus hadir memberi dampak. Ini bukan sekadar kegiatan kampus, tetapi bagian dari upaya bersama memperbaiki kondisi kesehatan masyarakat,” ujar Sugondo.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo tengah berpacu menekan angka stunting, meningkatkan kualitas gizi, serta memperkuat layanan kesehatan hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

Dalam kondisi tersebut, kehadiran mahasiswa dinilai menjadi energi tambahan yang mampu mempercepat capaian program prioritas daerah.

Baca Juga:  Dana Transfer Terpangkas Rp300 Miliar, Pemkab Gorontalo Siapkan RAPBD ‘Hemat’ 2026

Mahasiswa diharapkan tidak hanya melakukan observasi, tetapi aktif mengedukasi masyarakat, mendampingi keluarga, hingga membantu mengumpulkan data lapangan yang akurat.

Langkah tersebut menjadi penting karena kebijakan kesehatan yang tepat membutuhkan data yang kuat dan kondisi riil di lapangan.

Sugondo juga mengingatkan pentingnya pendekatan sosial dalam menjalankan tugas. Mahasiswa diminta mampu memahami karakter masyarakat serta membangun komunikasi yang efektif.

“Masuk ke masyarakat itu harus dengan pendekatan yang baik. Dengarkan, pahami, lalu berikan solusi yang bisa diterapkan,” katanya.

Baca Juga:  Pemkab Gorontalo Genjot Akuntabilitas, Bidik Peringkat BB dalam Penilaian SAKIP

Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan pun menjadi kunci utama dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan berbasis kebutuhan masyarakat.

Melalui program PKLT ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman praktik, tetapi juga berkesempatan meninggalkan jejak perubahan di tengah masyarakat.

Pemerintah berharap, kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan tahun ini, melainkan terus berkembang sebagai gerakan bersama dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Gorontalo.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel