Buton

Musim Kering Jadi Alarm, Polisi Buton Tengah Wanti-wanti Warga

×

Musim Kering Jadi Alarm, Polisi Buton Tengah Wanti-wanti Warga

Sebarkan artikel ini
Polsek Mawasangka Tengah memasang baliho di tiga titik strategis untuk mengajak masyarakat Buton Tengah mencegah kebakaran hutan dan lahan saat musim kering/Hibata.id
Polsek Mawasangka Tengah memasang baliho di tiga titik strategis untuk mengajak masyarakat Buton Tengah mencegah kebakaran hutan dan lahan saat musim kering/Hibata.id

Hibata.id, Buton Tengah – Musim kering menjadi alarm bagi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Buton Tengah.

Sebelum api muncul dan meluas, Polsek Mawasangka Tengah mulai bergerak mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membakar lahan.

Pesan pencegahan itu tidak hanya disampaikan secara lisan. Polisi memasang baliho imbauan di tiga titik strategis di Kecamatan Mawasangka Tengah, Sabtu (5/9/2026).

Tiga lokasi tersebut berada di ruas jalan lintas Mawasangka–Lombe, jalan Desa Gundu-gundu, serta jalan Desa Gumanano. Jalur itu dipilih karena menjadi bagian dari lokasi aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Buteng Masuk Zona Aman SPI KPK 2025, Nilai Integritas Naik Jadi 74,51

Kanit Binmas Polsek Mawasangka Tengah Aipda Kaharuddin memimpin langsung pemasangan baliho bersama Bhabinkamtibmas Desa Langkomu Brigadir Safar dan Bhabinkamtibmas Desa Gundu-gundu Bripka La Diani.

Menurut Kaharuddin, langkah sederhana tersebut memiliki pesan penting.

Masyarakat diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih saat kondisi cuaca kering membuat api lebih mudah menyebar.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan saling mengingatkan akan dampak buruk kebakaran lahan, baik terhadap kesehatan akibat asap maupun kerusakan ekosistem,” kata Kaharuddin.

Baca Juga:  Kafilah Buton Tengah Raih Peringkat Tiga Umum di STQH Sultra XXVIII

Polisi juga mengingatkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Warga menjadi pihak yang paling dekat dengan lingkungan dan dapat mengetahui lebih awal ketika muncul titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

Karena itu, masyarakat diminta segera menghubungi kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kita mencegah dan tentu harus bekerja sama untuk mencegah semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Tak Hanya Dilantik, FKUB Buton Tengah Dapat Pesan Khusus dari Bupati Azhari

Kaharuddin menekankan kewaspadaan terhadap karhutla bukan sekadar urusan menjaga lahan dari api. Upaya tersebut juga berkaitan dengan keselamatan masyarakat dan lingkungan.

“Jadi, kewaspadaan ini bukan sekadar imbauan biasa, melainkan perlindungan nyata bagi diri sendiri, keluarga, dan sesama warga Buton Tengah,” katanya.

Polsek Mawasangka Tengah berharap masyarakat semakin aktif menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas pembakaran yang dapat memicu karhutla, terutama selama kondisi cuaca kering.