Scroll untuk baca berita
Kabar

Alasan Klasik Pertamina Soal Kelangkaan BBM di Gorontalo

×

Alasan Klasik Pertamina Soal Kelangkaan BBM di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan distribusi Biosolar subsidi di Sulawesi Utara dan Gorontalo tetap tepat sasaran/Hibata.id
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan distribusi Biosolar subsidi di Sulawesi Utara dan Gorontalo tetap tepat sasaran/Hibata.id

Hibata.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Biosolar di Sulawesi Utara dan Gorontalo agar tetap tepat sasaran.

Area Manager Communication, Relations & CSR T. Muhammad Rum, dalam keterangan tertulisnya, Senin (29/9/2025), menyampaikan bahwa perusahaan telah memperkuat pengawasan di lapangan menyusul adanya pemberitaan mengenai dugaan penyalahgunaan distribusi Biosolar.

Scroll untuk baca berita

“Pertamina berkomitmen memastikan distribusi BBM subsidi, khususnya Biosolar, benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Kami mengambil langkah pengawasan ketat di SPBU dan memberikan sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujarnya.

Baca Juga:  UNG Jatuhkan Skorsing kepada Sembilan Mahasiswa dalam Kasus Kematian Jeksen

Sebagai langkah konkret, Pertamina Patra Niaga Sulawesi melakukan monitoring serta pengecekan stok Biosolar di SPBU utama.

Distribusi diprioritaskan untuk kendaraan yang terdaftar dalam program Subsidi Tepat sesuai kuota pemerintah.

Pertamina juga menerapkan kebijakan pemblokiran QR Code bagi kendaraan yang terindikasi melakukan transaksi tidak wajar atau pelangsiran.

Pemilik kendaraan diminta melakukan verifikasi ulang sebelum dapat menggunakan kembali QR Code.

Baca Juga:  Ayo Daftar! Fresly Nikijuluw Bakal Guncang Panggung Fun Run Fox Hotel Gorontalo

“Mekanisme ini memperkuat ketepatan sasaran dan mencegah praktik penyalahgunaan BBM subsidi,” tegasnya.

Sepanjang 2025, Pertamina telah menerbitkan surat teguran dan pembinaan terhadap 15 SPBU di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo yang terindikasi melakukan pelanggaran.

Evaluasi dilakukan secara konsisten untuk menjaga kredibilitas distribusi.

Pertamina juga menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat berwenang guna memastikan distribusi Biosolar subsidi berjalan lancar sekaligus mencegah praktik ilegal.

“Kami tidak mentolerir pelanggaran dalam distribusi BBM subsidi maupun non-subsidi,” katanya menegaskan.

Baca Juga:  Pj Bupati Boalemo Bungkam Soal Proyek Gedung Puskesmas Rp4,3 Miliar yang Bermasalah

Pertamina mengimbau masyarakat ikut mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan BBM subsidi.

Langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Informasi mengenai layanan dan produk Pertamina dapat diakses melalui laman mypertamina.id, akun media sosial @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau dengan menghubungi Pertamina Call Center 135.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel