Scroll untuk baca berita
Kabar

BGN Tinjau SPPG Bone Bolango, Pastikan Program Makanan Bergizi Gratis Optimal

×

BGN Tinjau SPPG Bone Bolango, Pastikan Program Makanan Bergizi Gratis Optimal

Sebarkan artikel ini
Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/11/2025)/Hibata.id
Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/11/2025)/Hibata.id

Hibata.id – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bone Bolango, Rabu (19/11/2025), untuk meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan program makanan bergizi gratis. Peninjauan berlangsung di dua lokasi, yakni SPPG Desa Talulobutu dan SPPG Desa Bongoime.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan layanan makanan bergizi tersalurkan secara lancar, merata, dan sesuai standar nasional, terutama untuk anak-anak di wilayah pelosok. BGN menyebut kunjungan ini merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk memonitor efektivitas program pemenuhan gizi.

Scroll untuk baca berita

Kepala SPPG Desa Bongoime, Hasrul Sani, menjelaskan mekanisme distribusi makanan dilakukan berbasis kecamatan dengan prioritas pemenuhan porsi sesuai kebutuhan wilayah masing-masing.

Baca Juga:  UMP Gorontalo 2026 Mulai Berlaku 1 Januari, Ini Aturan Khusus untuk UMK

“Mulai dari pemesanan bahan, persiapan hingga pengolahan dilakukan langsung oleh tim kami. Daging, buah, dan sayuran kami peroleh dari suplier lokal,” ujar Hasrul.

Ia memastikan proses pengolahan makanan berjalan baik tanpa kendala berarti. Meski demikian, Hasrul mengakui tantangan masih terasa pada proses pengantaran yang sesekali mengalami keterlambatan.

“Kami berupaya maksimal mengantar makanan secepatnya agar gizi anak benar-benar terpenuhi tepat waktu,” jelasnya.

Baca Juga:  Setyo Budiyanto Resmi Terpilih sebagai Ketua KPK Periode 2024-2029

SPPG Bone Bolango mengerahkan 47 relawan dalam berbagai tugas, mulai dari penyediaan bahan, memasak, pembersihan hingga pengantaran makanan.

Selain tenaga relawan, SPPG juga bekerja sama dengan ahli gizi untuk memastikan komposisi karbohidrat, protein, dan nutrisi lainnya tetap seimbang.

Deputy Promosi Badan Gizi Nasional, Dr. Gunalan, mengapresiasi kinerja SPPG Bone Bolango yang dinilai telah memenuhi ketentuan operasional BGN.

Namun ia mengingatkan kemungkinan kenaikan harga bahan pangan menjelang Natal.

“Harga ayam dan telur akan naik. Karena itu, ahli gizi kami mendorong inovasi penggunaan bahan alternatif seperti ikan agar kebutuhan protein tetap terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga:  Perusahaan Tambang di Pohuwato: Menjanjikan Kesejahteraan, Tapi Merampas Hak Hidup Rakyat

BGN juga memberikan apresiasi atas model pemberdayaan ekonomi lokal yang diterapkan SPPG Bone Bolango.

Dengan membeli bahan baku langsung dari petani dan nelayan setempat, program ini memastikan perputaran bantuan ekonomi berlangsung di masyarakat kecil.

BGN menyebut model Bone Bolango layak menjadi contoh pelaksanaan SPPG terbaik untuk diterapkan di daerah lain.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel