Hibata.id – Peringatan 1 Muharram 1447 Hijriah menjadi momen reflektif bagi umat Islam di Kabupaten Bone Bolango untuk memperkuat syiar dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan tahun baru Islam sebagai titik awal memperkokoh semangat religius dalam membangun daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Bupati Ismet saat menghadiri kegiatan doa akhir dan awal tahun Hijriah yang digelar di Masjid Agung Al-Marhamah Suwawa, Kamis (26/5/2025).
Menurutnya, peringatan tahun baru 1 Muharram bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan sarana introspeksi sejauh mana umat Islam telah menghidupkan syiar agama dalam kehidupan sehari-hari, terutama di Bone Bolango.
“Yang paling penting dari momentum ini adalah bagaimana kita merefleksikan peran kita dalam membesarkan Islam, khususnya di daerah ini,” ujar Ismet.
Ia menegaskan, pembangunan masyarakat agamis perlu dimulai dari kesadaran individu untuk terus mendekatkan diri kepada nilai-nilai Islam dan menjalankan ajaran dengan ikhlas.
“Saya berharap seluruh kegiatan keagamaan yang kita laksanakan benar-benar diniatkan untuk menggapai ridha Allah SWT,” tambahnya.
Peringatan 1 Muharram di Kabupaten Bone Bolango rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk penguatan nilai spiritual masyarakat dan wujud syukur atas perjalanan umat Islam.
Tahun Baru Islam, atau 1 Muharram, merupakan tonggak penting dalam kalender Hijriah. Di berbagai daerah, peringatan ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah edukasi keagamaan dan penguatan nilai-nilai religius.
Di Bone Bolango, peringatan ini selalu dimaknai dengan kegiatan doa bersama, tausiyah, dan refleksi spiritual.
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan keagamaan yang membentuk karakter masyarakat religius, inklusif, dan berakhlak mulia demi kemajuan daerah yang berlandaskan nilai keislaman.












