Hibata.id – Bupati Boalemo Rum Pagau memimpin rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait di Ruang Kerja Wakil Bupati Boalemo, Senin.
Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis yang berkembang di masyarakat, antara lain ketersediaan gas LPG 3 kilogram, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta dampak penutupan sejumlah toko emas yang diduga berkaitan dengan transaksi emas ilegal.
Dalam pertemuan itu, peserta rapat menyampaikan berbagai masukan kepada pemerintah daerah. Salah satu yang menjadi perhatian ialah usulan penambahan kuota LPG 3 kilogram, terutama di wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi seperti Kecamatan Wonosari.
Pemerintah daerah menilai peningkatan kuota gas bersubsidi tersebut perlu dipertimbangkan karena permintaan masyarakat terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk memastikan distribusi LPG berjalan sesuai aturan, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik penyaluran.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan LPG bagi masyarakat tetap terjaga dan distribusi berlangsung sesuai ketentuan.

Selain itu, rapat koordinasi juga membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah daerah menegaskan akan memberikan peringatan hingga sanksi kepada pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) apabila ditemukan tidak menjalankan program sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait dapat mempercepat penanganan berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.













