Bone Bolango

Pjs. Bupati Bone Bolango Ciptakan Ekosistem Sekolah Bebas Kekerasan dan Bullying

×

Pjs. Bupati Bone Bolango Ciptakan Ekosistem Sekolah Bebas Kekerasan dan Bullying

Sebarkan artikel ini
Pjs. Bupati Bone Bolango, Budiyanto Sidiki/Hibata.id
Pjs. Bupati Bone Bolango, Budiyanto Sidiki/Hibata.id

Hibata.id – Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Bone Bolango, Budiyanto Sidiki, menegaskan pentingnya perlindungan dan keteladanan bagi anak-anak di lingkungan sekolah.

Ia menyatakan bahwa dua aspek ini menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dan nyaman bagi tumbuh kembang siswa, terutama dalam menghadapi isu kekerasan dan bullying yang kian kompleks.

Baca Juga: Penghargaan Basarnas Kepada Pemda Bonebol Peran Aktif hadapi Bencana

Budiyanto menyampaikan bahwa sekolah di Bone Bolango harus mulai membangun ekosistem di mana anak-anak dapat belajar, berkembang, dan merasa aman tanpa ada ancaman kekerasan fisik maupun verbal.

Baca Juga:  Pekan Depan, 18.225 Warga Bone Bolango akan dapat Bantuan Beras

Kerjasama Sekolah dan Orang Tua

Budiyanto menekankan pentingnya kerjasama antara kepala sekolah, guru, dan orang tua untuk mewujudkan ekosistem yang kondusif. Menurutnya, tanggung jawab menciptakan lingkungan aman bagi anak tidak bisa hanya dibebankan pada pihak sekolah saja.

“Kerjasama antara kepala sekolah, guru, dan orang tua sangat penting. Ini tidak bisa hanya dibebankan pada guru. Harus ada sinergi untuk menciptakan ekosistem yang aman dan ramah bagi anak,” kata Budiyanto Sidiki saat menerima kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Kementerian PPPA di SDN 7 Tapa, Kamis (3/10/2024).

Baca Juga:  Diskominfo Bone Bolango Bakal Sediakan Wifi Publik Untuk Masyarakat

Langkah Preventif untuk Perlindungan Anak

Pjs. Bupati Bone Bolango ini juga menyoroti pentingnya langkah preventif dalam melindungi anak. Menurutnya, penanganan persoalan anak tidak seharusnya menunggu hingga masalah tersebut viral di media sosial.

Baca Juga:  DWP Bone Bolango Bagikan 500 Takjil di Kabila, Wujud Kepedulian Sosial Ramadan

Ia berharap pihak sekolah dan orang tua lebih proaktif dalam mendeteksi dan mengatasi masalah sejak dini.

“Jika sudah ada gejala, langkah perlindungan kepada anak harus segera diberikan. Kerjasama antara sekolah dan orang tua sangat penting dalam hal ini. Selain itu, aspek keteladanan juga perlu ditanamkan, agar anak-anak memiliki contoh yang baik untuk mereka ikuti,” tandas Budiyanto.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel