Hibata.id – Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, ditetapkan sebagai tuan rumah audiensi Sekretaris Utama Badan Gizi Nasional (BGN) RI bersama kepala daerah se-Kepulauan Sultra guna memperkuat implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sabtu (27/9/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Kecamatan Gu itu dipimpin Sekretaris Utama BGN, Brigjen TNI (Purn.) Sarwono, serta dihadiri Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, para bupati dan wakil bupati, pejabat lintas sektor, hingga tokoh masyarakat.
Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai pusat konsolidasi program nasional.
Ia menekankan audiensi ini sebagai momentum menyatukan langkah taktis penguatan gizi masyarakat.
“Buton Tengah merasa bangga dipercaya menjadi episentrum diskusi penting ini. Kami siap mengawal kebijakan implementasi program MBG agar manfaatnya dirasakan hingga ke lapisan paling bawah,” ujar Azhari.
Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, menambahkan komitmen pemerintah provinsi untuk mengawal keberhasilan program gizi gratis di seluruh wilayah.
“Pemprov Sultra memastikan program MBG berjalan optimal di 17 kabupaten/kota. Dengan kerja bersama, kita optimistis membangun generasi emas yang sehat dan cerdas,” tegas Hugua.
Sekretaris Utama BGN, Brigjen TNI (Purn.) Sarwono, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) serta hilirisasi program agar manfaatnya sampai ke tingkat keluarga.
“SOP menjamin kualitas intervensi, sedangkan hilirisasi memastikan dampaknya nyata bagi keluarga. Program MBG adalah investasi jangka panjang untuk sumber daya manusia Indonesia,” jelas Sarwono.
Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan anak bangsa.
Pelaksanaan di wilayah kepulauan, termasuk Sulawesi Tenggara, membutuhkan koordinasi lintas sektor agar distribusi program berjalan tepat sasaran.
Audiensi di Buton Tengah menghasilkan komitmen bersama para kepala daerah se-Kepulauan Sultra untuk mengawal program MBG sesuai standar pemerintah pusat.
Kehadiran pejabat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota menandai keseriusan pemerintah mewujudkan generasi sehat dan unggul di kawasan timur Indonesia.















