Scroll untuk baca berita
Buton

Peringatan Nuzulul Qur’an di Lakudo Perkuat Spirit Keagamaan Masyarakat Buteng

×

Peringatan Nuzulul Qur’an di Lakudo Perkuat Spirit Keagamaan Masyarakat Buteng

Sebarkan artikel ini
Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, hadir langsung bersama masyarakat dan mengikuti kegiatan hingga selesai/Hibata.id
Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, hadir langsung bersama masyarakat dan mengikuti kegiatan hingga selesai/Hibata.id

Hibata.id – Masyarakat Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, menggelar peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Huda KH Abdul Syukur Lakudo, Selasa malam (10/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan nuansa religius yang kuat.

Ratusan jamaah memadati masjid untuk mengikuti rangkaian acara yang menjadi momentum refleksi spiritual dalam memperingati turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.

Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, hadir langsung bersama masyarakat dan mengikuti kegiatan hingga selesai. Kehadiran orang nomor satu di Buteng itu menambah semangat jamaah dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Baca Juga:  Bupati Buton Tengah Resmi Lantik Pj Sekda, 54 Pejabat Ikut Dirotasi

Dalam sambutannya, Bupati Azhari menyampaikan bahwa Kecamatan Lakudo sejak lama dikenal sebagai wilayah yang memiliki tradisi keagamaan kuat. Ia menilai nilai-nilai religius tersebut perlu terus dijaga dan dihidupkan kembali oleh masyarakat.

“Saya sejak kecil sudah mengenal Lakudo. Orang tua saya juga banyak berinteraksi dengan masyarakat Lakudo,” kata Azhari.

Ia menjelaskan bahwa pada masa lalu Lakudo dikenal sebagai daerah yang melahirkan banyak tokoh agama dan ulama. Tradisi pengajian Al-Qur’an juga tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat.

Menurutnya, hampir setiap rumah warga dahulu memiliki majelis pengajian Al-Qur’an, sementara masjid-masjid selalu dipenuhi jamaah.

Baca Juga:  Tren PDRB Buteng Menurun, DPRD: Perlu Perbaikan Strategi Ekonomi Daerah

“Dulu hampir di setiap rumah ada majelis pengajian Al-Qur’an dan masjid selalu ramai oleh jamaah,” ujarnya.

Azhari mengaku selalu merasa nyaman beribadah di Lakudo karena masyarakatnya dikenal religius serta memiliki sikap kekeluargaan yang erat.

“Saya senang beribadah di sini. Masjidnya ramai dan masyarakatnya menerima saya seperti keluarga sendiri,” tuturnya.

Ia berharap tradisi keagamaan yang kuat tersebut dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Lakudo.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah juga berkomitmen mendukung berbagai kegiatan keagamaan, termasuk melalui program bantuan bagi majelis pengajian Al-Qur’an di daerah tersebut.

Baca Juga:  DPRD Buteng Gelar Paripurna dan Setujui Enam Ranperda, Salah Satunya ini

Khusus di Kecamatan Lakudo, Azhari juga mengungkapkan rencana pengembangan pendidikan keagamaan melalui pembangunan pesantren.

“Saya sedang mencari pihak yang memiliki niat membangun pesantren di Lakudo. Pemerintah daerah siap membantu proses pembangunannya,” katanya.

Di akhir sambutannya, Bupati Azhari mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan serta pemikiran positif terhadap berbagai program pembangunan daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang kuat, ia berharap Lakudo dapat terus berkembang sebagai wilayah yang religius sekaligus maju di Kabupaten Buton Tengah.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel