Hibata.id – Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus secara resmi menutup Festival Malam Qunut Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang berlangsung di Lapangan Portal Tabongo, Desa Ilomanga, Kecamatan Tabongo, Kamis.
Penutupan festival tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan budaya dan keagamaan yang menjadi tradisi masyarakat Kabupaten Gorontalo setiap pertengahan bulan suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Tonny mengatakan Malam Qunut merupakan tradisi turun-temurun yang terus dijaga masyarakat Gorontalo sebagai bagian dari kearifan lokal yang sarat nilai kebersamaan.
Ia menjelaskan, tradisi tersebut identik dengan sajian pisang dan kacang yang disiapkan warga sebagai simbol kebersamaan sekaligus menjadi ruang silaturahmi antar masyarakat.
“Malam Qunut bukan hanya menyemarakkan bulan Ramadan, tetapi juga menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” kata Tonny.
Festival tahun ini mengusung tema “Menebar Keberkahan Ramadan dalam Harmoni Budaya.” Tema tersebut, menurut dia, menggambarkan bahwa Ramadan bukan hanya momentum peningkatan ibadah secara pribadi, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Tonny menegaskan bahwa nilai-nilai keislaman yang dijalankan masyarakat harus berjalan seiring dengan adat istiadat serta tradisi yang telah hidup dan berkembang di daerah.
“Harmoni budaya menunjukkan bahwa nilai keagamaan dan kearifan lokal dapat berjalan bersama. Dari sinilah tercipta kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan saling menghargai,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, Ramadan memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat melalui nilai kesabaran, keikhlasan, disiplin, serta semangat berbagi kepada orang lain.
“Ramadan adalah bulan pembentukan karakter. Di dalamnya ada pelajaran tentang kesabaran, keikhlasan, disiplin, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini harus terus kita jaga dalam kehidupan sehari-hari,” kata dia.
Tonny menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat nilai religius sekaligus melestarikan budaya lokal.
Ia menilai pelestarian tradisi keagamaan seperti Malam Qunut menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berakhlak.
Di akhir sambutannya, Tonny mengajak generasi muda, khususnya di Kecamatan Tabongo, untuk ikut menjaga dan melestarikan tradisi Malam Qunut sebagai identitas budaya yang membanggakan bagi daerah.
Festival Malam Qunut tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri masyarakat setempat serta tokoh agama dan tokoh adat yang turut meramaikan perayaan tradisi Ramadan di wilayah tersebut.












