Kota Gorontalo

Jubir Wali Kota Kecam Dugaan Intimidasi Pejabat Pemkot Gorontalo Usai Aksi Solidaritas

×

Jubir Wali Kota Kecam Dugaan Intimidasi Pejabat Pemkot Gorontalo Usai Aksi Solidaritas

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Jeffry Rumampuk. (Foto: Istw).
Juru Bicara Wali Kota Gorontalo, Jeffry Rumampuk. (Foto: Istw).

Hibata.id – Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea melalui Juru Bicara, Jeffry Rumampuk, mengecam dugaan intimidasi terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo setelah aksi solidaritas aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat di Markas Polda Gorontalo, Rabu (14/10/2026).

Jeffry mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah pejabat yang didatangi atau dihubungi secara pribadi oleh beberapa orang yang diduga anggota Polda Gorontalo, terdapat pertanyaan yang dinilainya terkesan mencari-cari kesalahan. Situasi tersebut, menurut dia, menimbulkan kekhawatiran akan adanya upaya menekan pejabat Pemkot Gorontalo.

Baca Juga:  Adhan Dambea, Pemimpin yang Menginspirasi

“Kalau memang ada dugaan pelanggaran, silakan tempuh jalur resmi sesuai ketentuan hukum. Jangan sampai pendekatan personal dengan pertanyaan-pertanyaan yang terkesan mencari kesalahan justru menimbulkan kesan intimidasi,” tegas Jeffry.

Baca Juga:  Yuk Ikuti Sayembara Logo Hari Jadi ke-298 Kota Gorontalo

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Gorontalo terbuka terhadap proses hukum dan tidak pernah bermaksud menghalangi aparat penegak hukum menjalankan tugasnya. Namun, ia meminta setiap tindakan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur agar tidak menimbulkan ketakutan di kalangan pejabat.

Jeffry juga menyatakan bahwa Wali Kota Adhan Dambea siap bertanggung jawab apabila dalam aksi solidaritas tersebut terbukti terdapat unsur pidana.

Baca Juga:  Tidak Ada Cerita!, TPP ASN Kota Gorontalo Akan Disamaratakan Pada September

“Pak Wali Kota tidak menghindari tanggung jawab. Jika memang ada dugaan tindak pidana yang dapat dibuktikan, silakan diproses sesuai hukum. Tetapi, jangan membangun ketakutan melalui cara-cara yang tidak semestinya,” ujar Jeffry.