Hibata.id – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kotamobagu, Rindah Gaib Mokoginta, menghadiri sosialisasi pencegahan dan penurunan stunting yang digelar pada Rabu, 8 April 2026, di Aula Rumah Dinas Wali Kota Kotamobagu. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah bersama PKK dalam menekan angka stunting.
Asisten II Pemerintah Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, yang mewakili wali kota, menyampaikan apresiasi atas peran aktif PKK dalam mengedukasi masyarakat. Menurut dia, sosialisasi tersebut merupakan langkah konkret dalam meningkatkan pemahaman publik terkait pencegahan stunting.
“Ini adalah bentuk nyata dukungan PKK dalam upaya menurunkan angka stunting, melalui edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat,” ujar Noval saat membacakan sambutan wali kota.
Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap stunting, yang tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga masa depan generasi mendatang.
Sementara itu, Rindah Gaib Mokoginta mengatakan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurut dia, keterlibatan aktif masyarakat, termasuk kader PKK, menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Stunting bukan sekadar persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan anak. Karena itu, ini harus menjadi perhatian bersama,” kata Rindah.
Ia berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan, sehingga pertumbuhan anak dapat berjalan sesuai tahap usia.
Dalam kegiatan tersebut, Rindah juga menyerahkan bantuan berupa susu dan vitamin kepada peserta sebagai bentuk dukungan langsung dalam upaya penurunan stunting di Kotamobagu.
Sosialisasi ini dibuka oleh Wali Kota Kotamobagu yang diwakili Asisten II, serta dihadiri Asisten III Moch. Agung Adati, pimpinan organisasi perangkat daerah, kader remaja duta cegah stunting, kepala puskesmas, pengurus PKK, camat, lurah, sangadi, dan para peserta lainnya.













