Hibata.id – Keluhan warga soal lampu jalan yang mati dan parkir liar di Kota Palembang kian memanas. Aduan demi aduan terus berdatangan, bahkan sebagian viral di media sosial.
Situasi itu membuat Komisi III DPRD Kota Palembang turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Senin (2/10/2025).
Ketua Komisi III DPRD Palembang, Rubi Indiarta, S.H., M.H., menegaskan kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Ia menyebut laporan masyarakat sudah terlalu banyak untuk diabaikan.
“Hari ini kami dari Komisi III, sengaja datang ke Dishub Kota Palembang mengingat banyak sekali laporan termasuk viralnya lampu-lampu jalan yang ada di Kota Palemban. Sampai hari ini Palembang masih gelap gulita,” ungkap Rubi.
Tak hanya soal penerangan jalan, Rubi juga menyoroti persoalan parkir liar yang belakangan mencuat di kawasan depan Palembang Square (PS Mall). Kondisi tersebut dinilai meresahkan dan menimbulkan kekacauan.

Lanjutnya, selai lampu jalan permasalahan parkir yang viral terjadi Keos di depan Palembang Square (PS Mall) maka dari itu kami datang ke sini.
Dalam sidak itu, Rubi menyebut pihaknya sudah bertemu langsung dengan Kepala Dishub dan meminta penjelasan mengenai langkah yang akan dilakukan.
“Alhamdulillah tadi sudah bertemu dan di jelaskan oleh Kadishub dan mereka akan bekerja sesuai dengan apa yang telah mereka kaji sebelumnya, termasuk permasalahan lampu – lampu jalan yang ada di Kota Palembang. Data – data keseluruhan nanti akan di serahkan ke Komisi III DPRD Kota Palembang,” tegasnya.
Rubi juga mengingatkan agar penertiban parkir liar tidak hanya sebatas wacana. Ia berharap Dishub benar-benar serius, karena masyarakat sudah terlanjur resah.
Rubi juga menambahkan untuk masalah parkir – parkir liar sekarang mereka telah menertibkan dan kami berharap apa yang telah di sampaikan hari ini benar – benar di lakukan, sehingga tidak ada lagi parkir – parkir liar termasuk lampu – lampu jalan yang mati pada saat ini.
Sorotan juga mengarah ke tahun 2026, di mana Dishub disebut memiliki anggaran besar yang harus dituntaskan. Rubi berharap masalah klasik lampu jalan mati tidak terus berulang.
“Karna di tahun 2026 ini banyak dan besar anggaran yang harus di selesaikan oleh mereka, maka kami berharap di tahun 2026 Kota Palembang benar – benar terang. Sehingga tidak ada lagi laporan dari masyarakat bahwa lampu mati dan lampu putus,” tuturnya.
Ia juga menyebut pemerintah kota berencana menambah fasilitas kendaraan operasional agar Dishub lebih maksimal bekerja di lapangan.
Kedepannya Pemerintah insyaallah ada kendaraan baru untuk fasilitas yang disiapkan ini bisa digunakan oleh mereka dengan baik.
Dishub sendiri mengungkapkan kendala utama lampu jalan mati disebabkan usia lampu yang sudah habis serta keterbatasan kendaraan perawatan.
Sampai saat ini menurut mereka kendala lampu mati itu ya karna usia lampunya habis dan kendaraan fasilitas yang mereka gunakan tidak mencakup urusan itu dan yang lain-lain.
Terkait parkir, Rubi meminta Dishub bertindak tegas, terutama bila aturan menyebutkan parkir harus gratis.
Terkait parkir kami ingin ketegasan dari Dishub kalo memang memang parkir itu sudah ada perjanjian dan perwalinya gratis maka itu harus gratis jangan ada lagi parkir – parkir liar mohon untuk segera ditindaklanjuti oleh Dishub.












