Scroll untuk baca berita
Kabar

Gorontalo Minerals Menang di PTUN, Gugatan Penambang Rakyat Ditolak

×

Gorontalo Minerals Menang di PTUN, Gugatan Penambang Rakyat Ditolak

Sebarkan artikel ini
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. (Foto: Istw)
Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. (Foto: Istw)

Hibata.id – Perseteruan hukum antara PT Gorontalo Minerals (GM) dan kelompok penambang rakyat mencapai titik terang. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta secara resmi menolak gugatan yang diajukan oleh Forum Penambang Rakyat Bone Bolango, yang juga dikenal sebagai Aliansi Penambang Rakyat Suwawa.

Putusan ini menjadi kemenangan signifikan bagi PT GM terkait sengketa wilayah pengolahan tambang di kawasan Bone Bolango.

Kepastian hukum tersebut tercantum dalam amar putusan Nomor Perkara 162/G/2025/PTUN.JKT yang dibacakan pada Kamis, 30 Oktober 2025.

Baca Juga:  Penjualan Kondom Meningkat Jelang Tahun Baru di Gorontalo

Majelis Hakim PTUN Jakarta menerima eksepsi yang diajukan oleh pihak tergugat, termasuk Tergugat II Intervensi, yaitu PT Gorontalo Minerals.

Penerimaan eksepsi ini, yang menyinggung masalah legal standing atau kedudukan hukum para penggugat, menjadi kunci utama penolakan seluruh tuntutan.

Majelis Hakim menilai Forum Penambang Rakyat Bone Bolango tidak memiliki kedudukan hukum yang sah untuk menggugat terkait perizinan atau wilayah tambang. Akibatnya, pengadilan menolak seluruh gugatan para penggugat.

Baca Juga:  DPP PDIP Pecat Wahyu Moridu, Dedy Hamzah Disiapkan Gantikan Kursi Deprov

Selain itu, majelis hakim juga menetapkan para penggugat untuk menanggung biaya perkara sebesar Rp742.000,00.

Manajemen PT Gorontalo Minerals menyambut baik keputusan ini. Didik Hatmoko, General Manager Eksternal PT GM mengaku bersyukur.

“Kami bersyukur dan menyambut baik putusan PTUN Jakarta yang telah mengabulkan eksepsi kami dalam perkara 162/G/2025/PTUN.JKT. Ini adalah penegasan hukum,” katanya.

Baca Juga:  Turnamen Tenis Meja Polda Gorontalo Meriahkan HUT Bhayangkara ke-78

Ia menambahkan bahwa putusan ini memperkuat keyakinan perusahaan bahwa seluruh operasional dan perizinan PT Gorontalo Minerals telah berjalan sesuai dengan koridor hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Kemenangan ini secara efektif memperkuat posisi hukum PT Gorontalo Minerals untuk melanjutkan rencana kerja dan kegiatan pengolahan di wilayah tambang yang menjadi objek sengketa.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel