Scroll untuk baca berita
Kabar

Gorontalo Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD untuk Kendalikan Inflasi

×

Gorontalo Perkuat Sinergi TPID dan TP2DD untuk Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bpk. Bambang Satya Permana, yang menyampaikan Keynote Speech pembuka kegiatan/Hibata.id
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Bpk. Bambang Satya Permana, yang menyampaikan Keynote Speech pembuka kegiatan/Hibata.id

Hibata.id – Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Bank Indonesia terus memperkuat langkah pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.

Komitmen tersebut ditandai melalui pelaksanaan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Ballroom Saronde, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rabu (4/2/2026).

Pertemuan ini mengusung tema “Akselerasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dan Penguatan Sinergi Pengendalian Inflasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo yang Inklusif dan Berkelanjutan”.

Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga sekaligus memperluas transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Cara Mencairkan BSU Rp600 Ribu Tanpa Rekening Bank, Resmi dari Pemerintah

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Espin Tulie, Kepala Kanwil DJPb Gorontalo Adnan Wimbyarto.

Kepala BPS Provinsi Gorontalo Watekhi, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo Bambang Satya Permana yang menyampaikan keynote speech pembuka.

Sepanjang tahun 2025, Gorontalo mencatat inflasi yang tetap terkendali pada level 2,52 persen (year on year/yoy).

Capaian tersebut mengantarkan Provinsi Gorontalo meraih penghargaan sebagai runner-up TPID Provinsi Berkinerja Terbaik 2025.

Kota Gorontalo juga memperoleh penghargaan serupa sebagai runner-up TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik 2025.

Keberhasilan pengendalian inflasi tersebut tidak terlepas dari penguatan program menjaga pasokan dan stabilitas harga komoditas pangan strategis.

Baca Juga:  Wakil Bupati Pohuwato Bantah Rencana Relokasi Warga Hulawa oleh Perusahaan Tambang

Ke depan, Gorontalo terus mendorong hilirisasi komoditas unggulan seperti beras, cabai rawit, bawang merah, perikanan, serta jagung untuk pakan ternak.

Langkah ini diharapkan sejalan dengan agenda nasional, termasuk swasembada pangan, pembangunan desa, penguatan koperasi, serta pemberdayaan UMKM.

Selain pengendalian inflasi, HLM ini juga menegaskan pentingnya percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Bank Indonesia bersama pemerintah daerah melalui TP2DD mendorong implementasi transaksi digital guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara transparan dan akuntabel, memperluas kanal pembayaran pajak dan retribusi, serta mempercepat layanan publik berbasis digital.

Memasuki tahun 2026, Bank Indonesia Gorontalo menyiapkan sejumlah program inovasi untuk mendukung peningkatan kinerja TP2DD dalam ajang Championship TP2DD.

Baca Juga:  Warga Popayato Keluhkan Krisis Air Bersih Akibat PETI

Program tersebut di antaranya kompetisi antar pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak dan retribusi melalui kanal non-tunai, kunjungan langsung untuk memastikan implementasi berjalan efektif, forum koordinasi bulanan, serta penguatan penggunaan QRIS dalam transaksi penerimaan daerah.

Melalui sinergi TPID dan TP2DD, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen menjaga inflasi tetap terkendali, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, sekaligus mempercepat transformasi digital transaksi pemerintah daerah.

Sinergi ini diharapkan menjadi pendorong utama bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi Gorontalo yang semakin stabil, inklusif, dan berkelanjutan.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel