Scroll untuk baca berita
Kabar

Harga Cabai Rawit di Gorontalo Makin Pedas, 4 Komoditas ini Ikut Naik

×

Harga Cabai Rawit di Gorontalo Makin Pedas, 4 Komoditas ini Ikut Naik

Sebarkan artikel ini
Harga cabai rawit di Gorontalo naik menjadi Rp80.000 per kilogram pada awal Ramadhan 2026. Bawang merah, bawang putih, dan tomat juga mengalami kenaikan/Hibata.id
Harga cabai rawit di Gorontalo naik menjadi Rp80.000 per kilogram pada awal Ramadhan 2026. Bawang merah, bawang putih, dan tomat juga mengalami kenaikan/Hibata.id

Hibata.id – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Gorontalo naik tajam di awal Ramadhan 2026.

Saat ini, pedagang menjual cabai rawit hingga Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50.000 per kilogram.

Scroll untuk baca berita

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai rawit. Tomat ikut naik dari Rp10.000 menjadi Rp12.000 per kilogram.

Bawang merah kini dijual Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000. Sementara bawang putih naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Baca Juga:  Gaji Rp7 Juta, Kemenkop Buka Rekrutmen PMO dan BA Koperasi Desa Merah Putih

Pedagang di Pasar Sentral Gorontalo mengatakan harga mulai bergerak naik beberapa hari sebelum Ramadhan.

“Permintaan meningkat karena warga mulai belanja untuk kebutuhan puasa. Stok juga terbatas, jadi harga ikut naik,” kata salah seorang pedagang.

Di tingkat petani, harga cabai rawit lokal atau rica samia berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Petani menyebut kenaikan di kebun tidak setinggi harga jual di pasar.

Baca Juga:  Idah Syahidah soal Talih Asih Tambang Emas: Jangan Ada Gerakan Tambahan

“Harga di petani memang naik, tapi tidak setinggi di pasar. Kemungkinan karena biaya angkut dan distribusi,” ujar Maryam seorang petani di Kabupaten Bone Bolango.

Sejumlah pembeli mengaku harus menyesuaikan belanja akibat harga yang naik. Terutama untuk cabai rawit yang menjadi bumbu utama saat Ramadhan.

Baca Juga:  Nelayan Ingatkan Gubernur Gorontalo Jangan “Omon-Omon” Soal Akses BBM

“Sekarang beli cabai sedikit saja karena mahal. Padahal biasanya kebutuhan lebih banyak saat puasa,” kata Windra seorang warga Ibu Rumah Tangga (IRT).

Kenaikan harga bumbu dapur pada awal Ramadhan ini diperkirakan masih bisa berubah mengikuti pasokan dan permintaan di pasar.

**Cek berita dan artikel terbaru di GOOGLE NEWS dan ikuti WhatsApp Channel